Persepsi Petani Terhadap Financial Technology Untuk Mendukung Kemandirian Petani
DOI:
https://doi.org/10.33603/jpa.v6i2.9027Abstrak
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi merangsang perkembangan financial technology
(fintech). Namun, peran fintech dalam mendukung kemajuan sektor pertanian belum mudah diadaptasi
oleh petani khususnya petani pedesaan. Kepemilikan lahan yang sempit, tidak memungkinkan petani
untuk memperluas skala usaha dengan ekstensifikasi dan intensifikas. Fintech dalam bentuk penawaran
pembiayaan harusnya dapat menjadi solusi bagi petani untuk memajukan usahataninya. Teknik analisis
data dilakukan secara kualitatif guna menguji persepsi petani dalam mengadopsi fintech. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa persepsi petani terhadap fintech dilihat dari pengetahuan petani terhadap definisi
fintech sebesar 54,90% setuju; dari pengetahuan terhadap manfaat dan kelebihan fintech sebesar 57,35%
setuju dan dari pengetahuan terhadap jenis-jenis fintech sebesar 50% setuju. Terdapat hubungan yang
positif dan signifikan antara persepsi petani terhadap fintech dam tingkat adopsi fintech dengan sifat
hubungan yang moderat.
Kata kunci : Adopsi, Fintech, Persepsi, Petani
Referensi
Anshari, M., Almunawar, M. N., Masri, M., & Hamdan, M. (2019). Digital marketplace and Fintech to support agriculture sustainability. Energy Procedia, 156(2018), 234–238. https://doi.org/10.1016/j.egypro.2018.11.134
Anyfantaki, S. (2016). The Evolution Of Financial Technology (Fintech). Bulletin Economic, December, 47–62.
Bananiek, S. (2011). Dampak dan Adopsi Teknologi PTT Melalui Program SLPTT Padi Sawah di Sulawesi Tenggara. Haluoleo.
Fatmasari, N., Restuhadi, F., & Yulida, R. (2015). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Petani Dalam Menerima Operasi Pangan Riau Makmur Di Sembilan Kabupaten Se-Provinsi Riau. SEPA: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Dan Agribisnis, 12(1), 29–41. https://doi.org/10.20961/sepa.v12i1.14196
INDEF. (2019). Studi Dampak Fintech P2P Lending terhadap Perekonomian Nasional. Institute for Development of Economics and Finance, 1–13. https://indef.or.id/update/detail/studi-dampak-fintech-peer-to-peer-lending-terhadap-perekonomian-nasional
Malta. (2016). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kemandirian Petani Dalam Pengambilan Keputusan Untuk Keberlanjutan Usahatani (Kasus: Petani di Desa Sukaharja - Kabupaten Bogor). Sosiohumaniora, 18(2), 118–124. https://doi.org/10.24198/sosiohumaniora.v18i2.9945
Nizar, M. A. (2017). Financial Technology ( Fintech ): It ’ s Concept and Implementation in Indonesia. Warta Fiskal, 5(98486), 2–15.
Notoadmojdo, S. (2010). Metodologi Penelitian Kesehatan. Rineka Cipta.
Purwanto, H., Yandri, D., & Yoga, M. P. (2022). Perkembangan Dan Dampak Financial Technology (Fintech) Terhadap Perilaku Manajemen Keuangan Di Masyarakat. Kompleksitas: Jurnal Ilmiah Manajemen, Organisasi Dan Bisnis, 11(1), 80–91. https://doi.org/10.56486/kompleksitas.vol11no1.220
Rifai, A. A., & Wulandari, E. (2022). Kontribusi Financial Technology Bidang Pertanian dalam Meningkatkan Permodalan guna Meningkatkan Produktivitas Usahatani Padi di Kabupaten Bandung. Jurnal Agrinika: Jurnal Agroteknologi Dan Agribisnis, 6(2), 240–251.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Citation Check
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 dina dwirayani; Eny Ivan’s, Diky Angga Hendrawan

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors publishing in this journal agree to the following terms:
-
Copyright & First Publication Rights: Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication. The work is simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0), allowing others to share the work with an acknowledgment of its authorship and initial publication in this journal.
-
Secondary Distribution: Authors are permitted to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., posting it to an institutional repository or publishing it in a book), provided its initial publication in this journal is acknowledged.
-
Pre-print & Self-Archiving: Authors are allowed and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on personal websites) prior to and during the submission process. This can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (see The Effect of Open Access)



















