ANALISIS STRATEGI BAURAN PEMASARAN AGROWISATA KEBUN BUNGA D’SYANDANA DI KABUPATEN REJANG LEBONG
DOI:
https://doi.org/10.33603/jpa.v3i2.5013Abstrak
Keberadaan Kebun bunga di Kabupaten Rejang Lebong merupakan hal baru dan perkembanganya cenderung terus bermunculan tetapi juga banyak yang hilang. Akibat dari pemasaran yang belum massive, sehingga aktivitas wisatanya kurang menarik dan tidak mampu memenuhi harapan wisatawan, oleh karena itu dibutuhkan strategi pemasaran yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi pemasaran Agrowisata Kebun Bunga di Kabupaten Rejang Lebong, Penelitian ini mendapatkan data dari kuesioner. dilakukan di kebun bunga D’Syandana. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data menggunakan teknik sampling. Metode pengolahan data melalui analisis bauran pemasaran dan analisis strategi pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan faktor yang paling berpengaruh kuat adalah tiket masuk yang terjangkau dan mutu produk bunga yang berkualitas mampu mempengaruhi minat pengunjung. Kelemahannya pada manajemen usaha belum baik, sangat minim tenaga kerja profesional. Kegiatan promosi masih kurang, teknologi yang digunakan masih sederhana. Faktor peluang terbesar adalah kecendrungan niche tourism berbasis alam. Faktor ancaman tertinggi adalah Pesaing objek wisata berbasis alami. Analisis SWOT dan AHP menghasilkan 5 alternatif strategi pemasaran, yaitu: meningkatkan kualitas produk (value drivers) yang bersifat milenial dan terinstagramable, memperluas target pasar, mengikuti event-event secara rutin, meningkatkan kualitas SDM melalui pelatihan khusus, dan melakukan kerjasama dengan investor untuk mendapatkan modal
Kata kunci : Agrowisata, Kebun Bunga, Pemasaran, Strategi
Referensi
Arief, F., & Gill. (2011). Economic and Community Capacity Building for Tourism Development. J Hum Ecol, 27(1), 21–25.
Assauri, S. (2004). Manajemen Pemasaran. Dasar, Konsep, dan Strategi (4th ed.). Rajawali.
David, F. (2012). Strategic Management (12th ed.). Salemba Empat.
Fajri, D. A., Arifin, Z., & Wilopo. (2013). Pengaruh bauran pemasaran jasa terhadap keputusan menabung (survei pada nasabah Bank Muamalat cabang Malang). Jurnal Administrasi Bisnis (JAB), 6(2), 1–10.
Kotler, P., & Armstrong, G. (2008). Prinsip-prinsip Pemasaran (12th ed.). Erlangga.
Oktoyoki, H., Febri, N., & Tria, A. (2019). Strategi Pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Agribisnis Berdaya Saing di Kabupaten Rejang Lebong. Junal Penelitian Dan Pengembangan Masyarakat Pertanian Lestari (MAPETARI), 4(1), 22–32.
Setiadi, N. J. (2014). Perilaku Pengunjung: Konsep dan Implikasi untuk Strategi dan Penelitian Pemasaran. Kencana.
Setiawardi, A., Ramdhani, M., & Ikhwana, A. (2013). Pengaruh bauran pemasaran jasa terhadap loyalitas pelanggan di taman air panas darajat pass. Jurnal Kalibrasi Sekolah Tinggi Teknologi Garut, 1(11), 1–10.
Stanton, W. J. (1993). Prinsip Pemasaran (7th ed.). Erlangga.
Sumarwan, U. (2011). Perilaku Pengunjung Teori dan Penerapannya dalam Pemasaran. Bogor (ID. Galia Indonesia.
Swasta, B., & Irawan. (1997). Manajemen
Pemasaran Modern (2nd ed.). Liberty.
Tjiptono, F. (2012). Service Management Mewujudkan Layanan Prima. Andi.
Umar, H. (2011). Metode Penelitian untuk Skripsi dan Tesis Bisnis. PT Raja Grafindo Persada.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Citation Check
Lisensi
Authors publishing in this journal agree to the following terms:
-
Copyright & First Publication Rights: Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication. The work is simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0), allowing others to share the work with an acknowledgment of its authorship and initial publication in this journal.
-
Secondary Distribution: Authors are permitted to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., posting it to an institutional repository or publishing it in a book), provided its initial publication in this journal is acknowledged.
-
Pre-print & Self-Archiving: Authors are allowed and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on personal websites) prior to and during the submission process. This can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (see The Effect of Open Access)



















