ANALISIS FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI HARGA CABAI RAWIT (Capsicum Frutescens L.) DI ACEH
DOI:
https://doi.org/10.33603/jpa.v4i2.6789Abstract
ABSTRAK
Fluktuasi harga cabai rawit menyebabkan kerugian yang ditanggung oleh pihak-pihak yang berkepentingan terhadap komoditi cabai rawit. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh produksi cabai rawit, kebutuhan cabai rawit, harga cabai merah keriting (substitusi), harga cabai rawit dua bulan sebelumnya, dan curah hujan terhadap harga cabai rawit di Aceh. Data yang digunakan adalah data sekunder dalam bentuk data time series. Penelitian ini menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan pengujian serempak (Uji F) didapatkan hasil bahwa produksi cabai rawit, harga cabai merah keriting (substitusi), harga cabai rawit dua bulan sebelumnya, curah hujan, dan kebutuhan cabai rawit secara serempak berpengaruh nyata terhadap harga cabai rawit di Aceh. Sedangkan secara parsial (Uji T) didapatkan bahwa produksi cabai rawit (0,000), harga cabai merah keriting (substitusi) (0,003), harga cabai rawit dua bulan sebelumnya (0,032), dan kebutuhan cabai rawit (0,000) berpengaruh secara signifikan terhadap harga cabai rawit di Aceh. Sedangkan curah hujan (0,407) secara parsial tidak berpengaruh nyata terhadap harga cabai rawit di Aceh. Hal ini mengindikasikan setiap meningkatnya harga cabai merah keriting (substitusi), harga cabai rawit dua bulan sebelumnya, dan kebutuhan cabai rawit maka akan meningkat harga cabai rawit dan setiap meningkatnya produksi cabai rawit serta curah hujan maka akan menurunkan harga cabai rawit.
Â
Kata Kunci: cabai rawit, harga cabai rawit, regresi linear berganda.Â
References
DAFTAR PUSTAKA
Ghozali, Imam. 2011. Aplikasi Analisis Multivariate dengan Progam SPSS. Badan Penerbit Universitas Diponegoro. Semarang.
Himawan, Z., Puryantoro, P. 2019. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Harga Cabai Rawit di Pasar Besuki (Studi Kasus di Desa Besuki Kecamatan Besuki Kabupaten Situbondo). Agribios 17(1): 7-14
Juniarsih, Triara. 2016. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Harga Cabai Merah (Capsicum Annuum L.) di Sumatera Utara. Tesis. Program Studi Magister Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara. Medan.
M. Yuzan Wardhana, Lukman Hakim, Komaruddin Fitra, 2020. Risk Analysis of Vannamei Shrimp Commodity Price (Litopenaeus vannamei) in Aceh Besar Regency. International Journal of Advanced Science and Technology. Vol. 29 (3): 14606–14612.
Nazir. 2003. Metode analisis Kuantitatif Regresi Linear Berganda. Gramedia. Jakarta.
Priyanto. 2010. Teknik Mudah dan Cepat Melakukan Analisis Data Penelitian dengan SPSS. Gava Media, Yogyakarta.
Priyatno, Duwi. 2012. Cara Kilat Belajar Analisis Data dengan SPSS 20. Andi Offset, Yogyakarta.
Rahmawati, A dan Fariyanti, A. 2018. Analisis Resiko Harga Komoditas Sayuran Uggulan Di Indonesia. Jurnal Forum Agribisnis Institut Pertanian Bogor 8(1): 35-60.
Rosyid, A. H. 2014. Studi Komparatif Daya Saing Cabai Merah Lahan Pasir Pantai dengan Sawah di Kabupaten Bantul. Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.
Rukajat, A. 2018. Pendekatan Penelitian Kuantitatif. CV. Budi Utama, Yogyakarta.
Simbolon, S. 2007. Teori Ekonomi Mikro. USU Press. Medan.
Siahaan, Yenny Agustina. 2018, Analisis Faktor – Faktor yang Mempengaruhi Harga Bawang Merah (Allium ascalonicum l.) di Sumatera Utara. Journal On Social Economic of Agriculture And Agribusiness 9(8):
Surmaini, Elza. 2010. Upaya Sektor Pertanian dalam Menghadapi Perubahan Iklim. Jurnal Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Sumberdaya Lahan Pertanian 30(1): 1-7
Wati, L.A dan M. Primyastanto. 2018. Ekonomi Produksi Perikanan dan Kelautan. Teori dan Aplikasinya. UB Press. Malang.
Wiratani, 2018. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Fluktuasi Harga Cabai Rawit di Pasar Barandasi, Kabupaten Maros. Jurnal Agribisnis UMI 1(2): 116-125
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright & First Publication Rights: Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication. The work is simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0), allowing others to share the work with an acknowledgment of its authorship and initial publication in this journal.
Secondary Distribution: Authors are permitted to enter into separate, additional contractual arrangements for the non- exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., posting it to an institutional repository or publishing it in a book), provided its initial publication in this journal is acknowledged.
Pre-print Self- Archiving: Authors are allowed and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on personal websites) prior to and during the submission process. This can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (see The Effect of Open Access)








