ANALISIS FAKTOR – FAKTOR YANG MEMENGARUHI KEUNTUNGAN USAHATANI SEMANGKA (CITRULLUS VULGARIS) DI KOTA BATAM
DOI:
https://doi.org/10.33603/jpa.v5i1.6761Abstract
Indonesia memiliki potensi yang cukup besar pada sektor pertanian, terutama subsektor hortikultura. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor- faktor yang berpengaruh terhadap keuntungan usahatani semangka di Kota Batam. Metode dasar penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Lokasi penelitian yaitu Kecamatan Galang, Kota Batam yang dipilih secara purposive. Analisis data yang digunakan adalah (1) Biaya usahatani; (2) Penerimaan; (3) Analisis keuntungan; (4) Analisis pengaruh faktor-faktor untuk mengetahui faktor- faktor yang memengaruhi keuntungan usahatani semangka di Kota Batam; (5) Uji asumsi klasik; (6) Pengujian Model. Hasil perhitungan dan analisis data penelitian menunjukkan bahwa rata rata biaya mengusahakan usahatani semangka sebesar
Rp 87.929.887,3/MT/Ha, rata-rata penerimaannya adalah
Rp 191.729.323,3/MT/Ha dan rata-rata nilai keuntungan sebesar
Rp 103.725.288,7/MT/Ha. Hasil analisis data menunjukkan bahwa sebesar 65,9% keuntungan usahatani semangka dapat dijelaskan oleh variabel bebas dan sisanya sebesar 34,1% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak diamati dalam penelitian ini. Uji F menunjukkan bahwa variabel-variabel bebas yang diamati yaitu umur petani, luas lahan, tingkat pendidikan, biaya benih dan biaya pupuk secara bersama-sama berpengaruh nyata terhadap keuntungan usahatani semangka. Uji t menunjukkan bahwa luas lahan, biaya benih dan biaya pupuk berpengaruh nyata, sedangkan umur petani dan tingkat Pendidikan secara individu tidak berpengaruh nyata terhadap keuntungan usahatani semangka di Kota Batam.
References
Adojutelegen, O.T, Adereti F.O, Makanju T.S, dan Olorunfemi O.D. 2015. Analysis of Factors Affecting Watermelon Production in Ekiti State, Nigeria. Science, Technology, Arts Research Journal. Vol 4(2): 324-329.
Fermadi, Ongki, Fembriarti Erry Prasmatiwi, dan Eka Kasymir. 2015. Analisis Efisiensi Produksi dan Keuntungan Usahatani Jagung di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur Sumatera Selatan. JIIA. Vol 3 (1): 107-112
Gupito, Retno Wisti, Irham, dan Lestari Rahayu Waluyati. 2014. Analisis Faktor-Faktor yang Memengaruhi Pendapatan Usahatani Sorgum di Kabupaten Gunungkidul. J Agro Ekonomi. Vol 24 (1): 66-75.
Lains, Alfian. 2006. Ekonometrika Teori dan Aplikasi. Jakarta: Pustaka LP3ES Indonesia.
Muhajirin, Damayanti Y., Elmawendri. 2014. Analisis Faktor-Faktor yang Memengaruhi Produksi Usahatani Padi Sawah di Kecamatan Batang Asai Kabupaten Sarolangun. Jurnal Sosio Ekonomi Bisnis Vol. 17 (1) : 82-91.
Purnama, I. 2016. Analisis Faktor- Faktor Yang Mempengaruhi Produktivitas dan Pendapatan Petani Bayam di Kecamatan Soreang Kota Parepare. Skripsi. Universitas Negeri Makassar. Makassar
Sundari, Mei Tri. 2011. Analisis Biaya dan Pendapatan Usahatani Wortel di Kabupaten Karanganyar. J SEPA. Vol 7 (2): 119-126.
Yusuf, M. 2017. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan Penelitian Gabungan. Jakarta: Kencana.
Zaman, Nur et al. 2020. Ilmu Usahatani. Jakarta: Yayasan Kita
Menulis.
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright & First Publication Rights: Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication. The work is simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0), allowing others to share the work with an acknowledgment of its authorship and initial publication in this journal.
Secondary Distribution: Authors are permitted to enter into separate, additional contractual arrangements for the non- exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., posting it to an institutional repository or publishing it in a book), provided its initial publication in this journal is acknowledged.
Pre-print Self- Archiving: Authors are allowed and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on personal websites) prior to and during the submission process. This can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (see The Effect of Open Access)








