Analisis Risiko Usahatani Tomat (Lycopersicum esculentum Mill) di Kecamatan Ngablak Kabupaten Magelang
DOI:
https://doi.org/10.33603/jpa.v9i1.12606Keywords:
Koefisien Variasi, Mitigasi Risiko, Ngablak, Pendapatan, Usahatani TomatAbstract
Usahatani tomat merupakan salah satu komoditas hortikultura unggulan di Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang, yang memiliki kontribusi penting terhadap perekonomian petani. Namun, usahatani tersebut dihadapkan pada berbagai risiko yang berpotensi memengaruhi keberlanjutan usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat risiko produksi, harga, dan pendapatan usahatani tomat serta merumuskan strategi mitigasi risiko yang diterapkan petani. Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif analitis dengan lokasi penelitian dipilih secara purposive. Sebanyak 33 petani responden dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Analisis data dilakukan menggunakan perhitungan biaya, penerimaan, dan pendapatan usahatani, sedangkan analisis risiko menggunakan varians, simpangan baku, Koefisien Variasi (KV), dan batas bawah pendapatan (L). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan usahatani tomat pada Musim Tanam I, II, dan III berturut-turut sebesar Rp23.471.571,08, Rp25.726.525,16, dan Rp19.019.846,04 per usahatani. Nilai KV risiko produksi, harga, dan pendapatan masing-masing sebesar 0,118, 0,146, dan 0,168, yang seluruhnya berada di bawah batas kritis (KV ≤ 0,5), sehingga menunjukkan tingkat risiko tergolong rendah. Nilai batas bawah pendapatan sebesar Rp45.319.593,22 yang bernilai positif mengindikasikan bahwa usahatani tomat masih layak dan relatif aman dari risiko kerugian. Strategi mitigasi yang diterapkan petani meliputi penggunaan benih unggul, penerapan Pengendalian Hama Terpadu (PHT), pemantauan informasi harga sebelum panen, diversifikasi tanaman, serta pengelolaan cadangan kas.
References
Badan Pusat Statistik Kabupaten Magelang. (2025). Kecamatan Ngablak Dalam Angka 2025. Magelang: BPS Kabupaten Magelang. bps.go.id
Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Tengah. (2025). Produksi Tanaman Sayuran dan Buah-Buahan Semusim Menurut Kabupaten/Kota dan Jenis Tanaman di Provinsi Jawa Tengah, 2025. Semarang: BPS Provinsi Jawa Tengah. bps.go.id
Debertin, D. L. (2012). Agricultural Production Economics. (2nd ed.). New York: Macmillan Publishing Company.
Ellis, F. (1993). Peasant Economics: Farm Households and Agrarian Development. Cambridge: Cambridge University Press.
Fleisher, B. (1990). Agricultural Risk Management. Boulder: Westview Press.
Hardaker, J. B., Lien, G., Anderson, J. R., & Roumasset, J. A. (2015). Coping with Risk in Agriculture: Applied Decision Analysis. (3rd ed.). Boston: CABI Publishing
Harwood, Heifner, Coble, P. (1999). Managing Risk in Farming: Concepts, Research, and Analysis. 774.
Hermanto. (1993). Ilmu Usaha Tani. PT. Penebar Swadaya. Jakarta.
Jes, M., & Pablo, G. (2020). Analyzing Consumer Loyalty through Service Experience and Service Convenience : Di ff erences between Instructor Fitness Classes and Virtual Fitness Classes.
Leovita, A., Fauzi, D., & Siregar, W. A. (2024). ( Risks Of Tomato Lycopersicum Esculentum Farming In Lembah Gumanti District Solok Regency ). 7, 78–88.
Oki1, M., Moonti, A., & Mustafa, R. (2025). TINJAUAN MANAJEMEN RISIKO USAHATANI JAGUNG PADA LAHAN MIRING DI DESA BONEDAA KECAMATAN SUWAWA SELATAN KABUPATEN BONE BOLANGO. 2748(105).
Rosmita, S., Darma, R., Salam, M., & Amrullah, A. (2020). ANALISIS RISIKO PRODUKSI USAHATANI PADI DI PESISIR DANAU TEMPE Risk Analysis of Farm Production in the Coastal Area of Lake Tempe. 16(1), 61–70.
Sinaga, H., Rangkuti, K., & Ginting, S. (2025). Analisis Pendapatan Dan Resiko Usahatani Tomat ( Solanum lycopersicum L .) Di Kecamatan Merdeka Kabupaten Karo Analysis Income And Risk Of Tomato ( Solanum lycopersicum L .) Farming In Merdeka District , Karo Regency. 9(1), 13–26.
Soekartawi. (2016). Teori Ekonomi Produksi Dengan Pokok Bahasan Analisis Fungsi Produksi Cobb-Douglas.
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Rini Anggraeni, Burhanudin Masyhuri, nadya anggina br sembiring, Deswi Tri Wulandari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Copyright & First Publication Rights: Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication. The work is simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0), allowing others to share the work with an acknowledgment of its authorship and initial publication in this journal.
Secondary Distribution: Authors are permitted to enter into separate, additional contractual arrangements for the non- exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., posting it to an institutional repository or publishing it in a book), provided its initial publication in this journal is acknowledged.
Pre-print Self- Archiving: Authors are allowed and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on personal websites) prior to and during the submission process. This can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (see The Effect of Open Access)








