Pemodelan Kurva Lorenz versi Rohde pada Pengeluaran Rumah Tangga Pertanian di Provinsi Papua
DOI:
https://doi.org/10.33603/e.v8i1.3139Abstrak
Fajar (2017) menunjukkan bahwa distribusi pengeluaran rumah tangga pertanian Provinsi Papua adalah distribusi Generalized Beta Type 2 (GB2), namun menurut penulis jika model kurva Lorenz diturunkan dari distribusi Generalized Beta Type 2 memiliki bentuk yang rumit dan tidak sederhana. Oleh karena itu, tujuan paper ini adalah untuk memodelkan kurva Lorenz pengeluaran rumah tangga pertanian Provinsi Papua dengan model yang sederhana menggunakan model kurva Lorenz versi Rohde (Rohde, 2009). Dalam Sarabia et al. (2010) terdapat tiga rumusan untuk mengestimasi parameter dalam pemodelan kurva Lorenz versi Rohde (2009), yaitu rata-rata aritmatik, median dan least square. Dalam paper ini, penulis menambahkan rumusan rata-rata harmonis dan trimean untuk mendapatkan nilai estimasi parameter pada kurva Lorenz versi Rohde. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa  yang diturunkan dari median memiliki mean squared error (MSE) minimum dalam kasus pemodelan kurva Lorenz pengeluaran rumah tangga pertanian Provinsi Papua.Referensi
Castillo E., Hadi A.S., dan Sarabia, J.M. 1998. A method for estimating Lorenz curves. Communications in Statistics, Theory and Methods, 27, 2037–2063.
Chotikapanich D. 1993. A comparison of alternative functional forms for the Lorenz curve.
Economics Letters, 41, 21–29.
Chotikapanich D., Griffiths B., dan Rao D.S. 2007. Estimating and combining national income
distributions using limited data. Journal of Business and Economic Statistics, 25, 97–109.
Fajar M. 2017. Pemodelan Parametrik Distribusi Pengeluaran Rumah Tangga Pertanian Provinsi
Papua.DOI:10.13140/RG.2.2.13690.18882. Melalui:
https://www.researchgate.net/publication/32009912_Pemodelan_Parametrik_Distribusi_Peng
eluaran_Rumah_Tangga_Pertanian_Provinsi_Papua.
Gastwirth J. dan Glauberman M. 1976. The interpolation of the Lorenz curve and Gini index from
grouped data. Econometrica, 44, 479–483.
Gupta M.R., 1984. Functional form for estimating the Lorenz curve. Econometrica, 52, 1313–1314.
Kakwani N.C. dan Podder N. 1973. On the estimation of Lorenz curves from grouped observations.
International Economic Review, 14, 278–292.
Lorenz M. O. 1905. Methods of measuring the concentration of wealth. Publication of the American
Statistical Association, Vol. 9, No. 70. 9 (70), 209 – 219.
Sarabia J.M., Prieto F. dan Sarabia. 2010. Revisiting a functional form for the Lorenz curve.
Economics Letters, Vol. 107 (2), 249 – 252.
Ortega P., MartÃn, A., Fernández A., Ladoux M., dan GarcÃa A. 1991. A new functional form for
estimating Lorenz curves. Review of Income and Wealth, 37, 447–452.
Rasche R., Gaffney J., Koo A.Y.C., dan Obst N. 1980. Functional forms for estimating the Lorenz
curve. Econometrica, 48, 1061–1062.
Rohde, N. 2009. An alternative functional form for estimating the Lorenz curve. Economics Letters,
, 61–63.
Sarabia J.M., Castillo E., dan Slottje, D.J. 1999. An ordered family of Lorenz curves. Journal of Econometrics, 91, 43–60.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
The author who published his work in this journal agrees to the following terms:
The author reserves the copyright and grants the first publishing rights journal, with works simultaneously licensed under the License:Â Â Creative Commons Attribution - Share Alike 4.0 Internasional License that enables others to share works with the acknowledgment of early publication and authorship of the work in this journal.
Penulis yang menerbitkan karyanya ke jurnal ini setuju dengan persyaratan berikut:
Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama, dengan karya yang secara serentak dilisensikan di bawah Lisensi: Creative Commons Attribution - Share Alike 4.0 Internasional License yang memungkinkan orang lain membagikan karya dengan pengakuan penerbitan awal dan kepenulisan karya di jurnal ini.







