ANALISIS FINANSIAL DAN SENSITIVITAS USAHA PENGGILINGAN PADI
DOI:
https://doi.org/10.33603/jpa.v3i1.4101Abstract
Tujuan dari penelitian ini yaitu : (1) untuk mengetahui kelayakan usaha penggilingan padi dan (2) untuk mengetahui seberapa sensitif terhadap beberapa perubahan variabel yang mungkin terjadi yakni penurunan jumlah giling sebesar 10% dan kenaikan harga BBM (solar) sebesar 5,3% pada usaha penggilingan padi. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan metode penelitian survei. Populasi yang digunakan merupakan pengusaha penggilingan padi di Kecamatan Lemahabang Kabupaten Cirebon yang sesuai dengan kriteria penelitian berjumlah 8 orang. Teknik analisis data mengunakan analisis kelayakan dengan pendekatan analisis investasi yaitu menggunakan NPV (Net Present Value), IRR (Internal Rate of Return), Net B/C Ratio, ARR (Average Rate of Return) dan Payback Period dan analisis sensitivitas perubahan variabel terjadi penurunan jumlah giling 10% dan kenaikan harga solar 5,3% Hasil penelitian menunjukan bahwa 1. Usaha penggilingan padi layak untuk dijalankan dengan nilai NPV (Net Present Value) sebesar Rp.21.804.273, IRR (Internal Rate of Return) sebesar 23%, Net B/C Ratio sebesar 1,18, ARR (Average Rate of Return) sebesar 58% dan Payback periode selama 3 tahun 6 bulan 7 hari. 2. Analisis sensitivitas dengan penurunan jumlah giling sebesar 10% mengakibatkan usaha ini tetap layak akan tetapi rawan untuk dijalankan karena mengakibatkan seluruh nilai kriteria analisis mendekati batas kriteria kelayakan dan pada saat penurunan sebesar 15% menjadi tidak layak, pada saat kenaikan harga solar sebesar 5,3% usaha ini masih layak untuk dilaksanakan karena dampaknya tidak terlalu berpengaruh secara signifikan.
Kata Kunci : Penggilingan Padi, Kelayakan Usaha, Sensitivitas
References
Ibrahim, H. M. Y. (2003). Studi kelayakan bisnis. PT Rineka Cipta.
Kadariah, K. L., & Clive, G. (2001). Evaluasi Proyek Analisis Ekonomis. Edisi kedua. Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Jakarta.
Kasmir, J. (2003). Studi Kelayakan Bisnis. Jakarta: Prenada Media.
Kasmir, S. E., & others. (2015). Studi Kelayakan Bisnis: Edisi Revisi. Prenada Media.
Krisbiyantoro, J. (2016). Analisis Biaya dan Kelayakan Usaha Penggilingan Padi Tipe Single Passdi Desa Teluk Pandan Kecamatan Teluk Pandan. Jurnal Pertanian Terpadu, 4(2), 61–80.
Nuryati, L., Waryanto, B., & Noviati, R. W. (2015). Outlook Komoditas Pertanian Tanaman Pangan Padi. Pusat Data Dan Sistem Informasi Pertanian Kementerian Pertanian, Indonesia.
Patiwiri, A. W. (2006). Teknologi penggilingan padi. PT Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.
Soeharno, P. D. (2009). Teori Ekonomi Mikro. Yogyakarta: CV ANDI OFFSET.
Soekartawi. (1995). Analisis Usahatani. Universitas Indonesia.
Sugiyono, P. D. (2013). Metode penelitian manajemen. Bandung: Alfabeta, CV.
Umar, H. (2003). Studi kelayakan bisnis Edisi 2. PT. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.
Wildayana, E. (2016). Kelayakan Finansial Usaha Penggilingan Padi di Kecamatan Tanjung Lago Banyuasin Sumatera Selatan. HABITAT, 26(2), 130–135.
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
Authors publishing in this journal agree to the following terms:
-
Copyright & First Publication Rights: Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication. The work is simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0), allowing others to share the work with an acknowledgment of its authorship and initial publication in this journal.
-
Secondary Distribution: Authors are permitted to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., posting it to an institutional repository or publishing it in a book), provided its initial publication in this journal is acknowledged.
-
Pre-print & Self-Archiving: Authors are allowed and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on personal websites) prior to and during the submission process. This can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (see The Effect of Open Access)








