TINGKAT ADOPSI BUDIDAYA YANG BAIK (GOOD AGRICULTURE PRACTICES) TANAMAN KOPI ARABIKA OLEH PETANI DI KABUPATEN TAPANULI SELATAN
DOI:
https://doi.org/10.33603/jpa.v3i1.3957Abstract
Penelitian ini mengkaji tentang tingkat adopsi budidaya yang baik (Good Agricultural Practices) tanaman kopi arabika oleh petani di Kabupaten Tapanuli Selatan. Tujuan dasar dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat adopsi budidaya yang baik (Good Agriculture Practice) tanaman kopi arabika oleh petani di Kabupaten Tapanuli Selatan. Dasar pemilihan lokasi penelitian ditentukan secara sengaja (purposive methode). Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode deskriptif analitis. Sampel ditentukan dengan metode purposive sampling yang sesuai dengan kriteria dalam penelitian ini yakni sebanyak 60 orang petani kopi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara pengisian kuisioner dan wawancara mendalam (indepth interview). Analisa data dilakukan dengan tabulasi data kuantitatif hasil penilaian dengan skoring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat adopsi budidaya tanaman kopi arabika yang baik (Good Agriculture Practice) oleh petani di Kabupaten Tapanuli Selatan termasuk kategori rendah yakni sebesar 32,40 persen.
Kata kunci: Adopsi, Budidaya yang baik, Kopi Arabika
References
Amanah, S., & Tjitropranoto, P. (2018). ). Tingkat Adopsi Good Agricultural Practices Budidaya Kopi Arabika Gayo oleh Petani di Kabupaten Aceh Tengah. Tingkat Adopsi Good Agricultural Practices Budidaya Kopi Arabika Gayo Oleh Petani Di Kabupaten Aceh Tengah,. https://doi.org/10.25015/penyuluhan.v14i2.19757
Budiman, H. (2014). Prospek Tinggi Bertanam Kopi; Pedoman Meningkatkan Kualitas Perkebunan Kopi. (Flo, Ed.) (Cetakan Pertama). Yogyakarta: Pustaka Baru Press.
Kartasapoetra, A. G. (1994). Teknologi Penyuluhan Pertanian (Keempat).
Nurhardjo, B. (2012). Karakteristik dan Kinerja Buruh Wanita pada Gudang Tembakau Gmit di Kecamatan Panti Kabupaten Jember. Bisma Jurnal Bisnis Dan Manajemen, 6(1), 55–68.
Panggabean, E. (2019). Buku Pintar Kopi. (P. U. Opi Noviandi, Ed.) (Kedua). Jakarta. PT. Agromedia Pustaka.
Perkebunan, D. (2019). Pembangunan Sumatera Utara Tahun 2019. http://disbun.sumutprov.go.id/wp-content/uploads/RDP-FEBRUARI-2019-tanpa-foto-produk-1-FINAL-1.pdf
Ratnasari, D. E. (2018). Mengenal Lebih Dekat Rasa Kopi Spesialti. https://www.antaranews.com/berita/720520/indonesia-dorong-ekspor-kopi-speciality-ke-eropa
Rudiantho, J. (2013). Socioeconomic and Ecological Dimension of Certified and Conventional Arabica Coffee Production in North Sumatra, Indonesia. Asian Journal of Agriculture and Rural Development, 3(3), 93–107.
http://www.aessweb.com/pdf-files/2-186-AJARD-3(3)2013-93-107.pdf
Sarwono, S. (2005). Psikologi Sosial; Psikologi Kelompok dan Psikologi Terapan. Balai Pustaka.
Sayogyo, P. (2013). Sosiologi Pedesaan Jilid II (P. S. Sajogyo (ed.); Jilid II). Gadjah Mada University Press.
Shahab, K. (2007). Sosiologi Pedesaan (Cetakan I). Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
Sudarko. (2012). Tingkat Kemampuan Anggota Kelompok Tani Dalam Penerapan Teknologi usahatani Kopi Rakyat. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 6(1), 1–11. https://jurnal.unej.ac.id/index.php/JSEP/article/view/798/614
Sulistya, R. (2017). Indonesia Produsen Kopi Terbesar Keempat Di Dunia. https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20180426212944-262 293962/mengenal-lebih-dekat-rasa-kopi-spesialti
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
Authors publishing in this journal agree to the following terms:
-
Copyright & First Publication Rights: Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication. The work is simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0), allowing others to share the work with an acknowledgment of its authorship and initial publication in this journal.
-
Secondary Distribution: Authors are permitted to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., posting it to an institutional repository or publishing it in a book), provided its initial publication in this journal is acknowledged.
-
Pre-print & Self-Archiving: Authors are allowed and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on personal websites) prior to and during the submission process. This can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (see The Effect of Open Access)








