DINAMIKA PERILAKU AGRIBISNIS PETANI MANGGA DI KECAMATAN GREGED KABUPATEN CIREBON
DOI:
https://doi.org/10.33603/jpa.v1i1.1492Abstract
Tingginya permintaan dalam negeri dan luar negeri terhadap buah Mangga Gedong Gincu dan Arumanis belum dapat terpenuhi karena ketersediaan produk yang tidak sesuai dengan permintaan pasar dalam hal kualitas, kuantitas, dan kontinuitas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dinamika perilaku agribisnis petani mangga dari mulai subsistem hulu hingga hilir. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Greged, Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei kepada 70 orang responden petani yang diambil menggunakan teknik sampling acak sederhana. Alat analisis yang digunakan adalah statistika deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku agribisnis mangga di Kecamatan Greged, Kabupaten Cirebon berada pada level transisi dari pertanian subsisten ke pertanian komersil. Sebagian besar petani sudah melakukan usahatani diluar musim, Pada kegiatan pemasarannya sebagian besar petani hanya mengakses pasar tradisional dikarenakan kemampuan memproduksi buah mangga grade A/B hanya sebanyak 41 - 60% dengan produktivitas tertinggi sebanyak 151 - 300 Kg/pohon. Rendahnya kualitas dan kuantitas hasil produksi dikarenakan teknologi yang digunakan masih sederhana dan sikap petani yang sulit untuk mengikuti arahan penyuluh pertanian pada kegiatan budidayanya.
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright & First Publication Rights: Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication. The work is simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0), allowing others to share the work with an acknowledgment of its authorship and initial publication in this journal.
Secondary Distribution: Authors are permitted to enter into separate, additional contractual arrangements for the non- exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., posting it to an institutional repository or publishing it in a book), provided its initial publication in this journal is acknowledged.
Pre-print Self- Archiving: Authors are allowed and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on personal websites) prior to and during the submission process. This can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (see The Effect of Open Access)








