Seni Mendengar Yang Hilang: Belajar Dari Gadamer Untuk Mengatasi Polarisasi Di Media Sosial
DOI:
https://doi.org/10.33603/hermeneutika.v10i2.11535Kata Kunci:
Change of Land RightsAbstrak
Penelitian ini berfokus pada krisis komunikasi di era digital yang ditandai oleh hilangnya kemampuan mendengar dan meningkatnya polarisasi opini di media sosial. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode studi pustaka, penelitian ini menelaah pemikiran hermeneutika Hans-Georg Gadamer, khususnya konsep seni mendengar (die Kunst des Zuhörens) dan fusi cakrawala (Horizontverschmelzung), untuk merumuskan etika dialog di ruang komunikasi digital. Rumusan masalah penelitian ini mencakup: (1) bagaimana konsep “seni mendengar” dalam hermeneutika Gadamer dapat menjadi dasar etika dialog di era komunikasi digital; (2) bagaimana kehilangan kemampuan mendengar menyebabkan ketertutupan hermeneutik dan memperkuat polarisasi di media sosial; dan (3) bagaimana prinsip hermeneutika dialogis Gadamer dapat diterapkan untuk membangun komunikasi yang lebih terbuka dan reflektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hilangnya seni mendengar menciptakan krisis pemahaman yang menghambat dialog sejati. Gadamer menegaskan bahwa mendengar adalah inti dari proses memahami dan membuka ruang bagi perjumpaan makna. Penelitian ini menawarkan model Ruang Dialog Digital berbasis kesadaran hermeneutik dan empati sebagai solusi menuju komunikasi yang inklusif dan manusiawi di era media sosial.
Referensi
Aldi Sajian dan Ardan Alif. “Struktur dan Konflik Sosial: Perspektif Teori Sosiologi terhadap Polarisasi di Era Media Sosial.” SEIKAT: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hukum 4, no. 1 (2025): 309–14. https://doi.org/10.55681/seikat.v4i1.1632.
Astika Nisa Alfifa, Viandra Fahira Ramadani Batubara. “Media Sosial dan Pembentukan Opini Publik (Analisis Studi Kasus Echo Chamber Pada Interaksi Komentar di Akun Instagram @Turnbackhoaxid Dalam Konteks Post – Truth).” Preprint, Zenodo, 21 Januari 2025. https://doi.org/10.5281/ZENODO.14709277.
Cahyadi, Alan, Raihan Almahera, Resti Julfajri, dan Rina Rehayati. HERMENEUTIKA HANS GEORG GADAMER SEBAGAI PENDEKATAN KRITIS DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM. 2 (2025).
Dean Mulya Armanda, Dzakia Afaf, dan Restu Krisdahyanto. “Filter Bubble dan Echo Chamber: Pengaruh Algoritma Media Sosial terhadap Pola Konsumsi Informasi Mahasiswa Universitas Lampung.” Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Sosial Politik 2, no. 4 (2025): 1124–29. https://doi.org/10.62379/jiksp.v2i4.2669.
Fidaraini, Nuha. “REPRESENTASI DIRI DISABILITAS TULI @AMANDA_FARLIANY DI INSTAGRAM: ANALISIS SISTEM MENTAL DAN BAHASA.” Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi 8, no. 3 (2025): 59–73. https://doi.org/10.21831/lektur.v8i3.25398.
Gadamer, Hans-Georg, Joel C. Weinsheimer, dan Hans-Georg Gadamer. Truth and Method. 2., rev. Ed., Reprint. Continuum Impacts. Continuum, 2011.
Grondin, Jean. Hans-Georg Gadamer - Eine Biographie. Mohr Siebeck, 2025. https://doi.org/10.1628/978-3-16-167098-5.
Hayatuddiniyah, Hayatuddiniyah. “Kritik Hermeneutika Filsafat Hans Georg Gadamer.” Jurnal Filsafat Indonesia 4, no. 2 (2021): 124–31. https://doi.org/10.23887/jfi.v4i2.33874.
Jamaly, Za’farullah, Nazwa Hidayatunnisa, Velisa Azzahra, Ramadhani Firmansyah Wahid, dan Nashikin Nashikin. “Menganalisis Pemikiran Filsafat Gadamer (Pemikiran Hermeneutika).” Leksikon: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Budaya 2, no. 1 (2024): 01–06. https://doi.org/10.59632/leksikon.v2i1.190.
Juliantari, Ni Kadek. “PARADIGMA ANALISIS WACANA DALAM MEMAHAMI TEKS DAN KONTEKS UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN.” Acarya Pustaka 3, no. 1 (2017): 12. https://doi.org/10.23887/ap.v3i1.12732.
Mahyuddin K. M. Nasution. Optimalisasi pendekatan kata terhadap kebiasaan yang dilakukan pengguna di media sosial. University of Sumatera Utara, 2021. https://doi.org/10.13140/RG.2.2.35437.81122.
Marpaung, Hery Wahyudi, dan Hasan Sazali. “The Politics of Hate Speech Akun Fufufafa: Perspektif Etika Komunikasi dan Dampaknya Terhadap Kohesi Sosial.” Jurnal Indonesia : Manajemen Informatika dan Komunikasi 6, no. 2 (2025): 1427–38. https://doi.org/10.63447/jimik.v6i2.1437.
Muhammad Nadhif Judhananto dan Fitzerald Kennedy Sitorus. “Fusion of Horizons: Pemikiran Gadamer Mengenai Dialog dan Pemahaman dalam Kehidupan Manusia.” Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora 5, no. 1 (2025): 12. https://doi.org/10.53697/iso.v5i1.2490.
Muttaqin, Husnul. “Pergeseran Otoritas Keagamaan di Ruang Publik Virtual X (Twitter).” The Sociology of Islam 7, no. 1 (2024): 15–44. https://doi.org/10.15642/jsi.2024.7.1.1-30.
Najwa Ammara Jauza, dan Meyniar Albina. “Model dan Pendekatan Penelitian Kuantitatif: Kajian Filosofis, Metodologis, dan Aplikatif.” QOUBA : Jurnal Pendidikan 2, no. 1 (2025): 104–11. https://doi.org/10.61104/qb.v2i1.280.
Nixon, Jon. Hans-Georg Gadamer. SpringerBriefs in Education. Springer International Publishing, 2017. https://doi.org/10.1007/978-3-319-52117-6.
Nuris, Anwar. “Tindakan Komunikatif : Sekilas tentang Pemikiran Jürgen Habermas.” al-Balagh : Jurnal Dakwah dan Komunikasi 1, no. 1 (2016): 39–66. https://doi.org/10.22515/balagh.v1i1.45.
Pamantung, Salmon. “Hermeneutika kontekstual: Sebuah dialektika sudut pandang penafsir dan teks dalam memahami kitab suci.” KURIOS 10, no. 3 (2024): 614–25. https://doi.org/10.30995/kur.v10i3.1226.
Pamungkas, Yudha Catur, Agoes Moh. Moefad, dan Ryan Purnomo. “Konstruksi Realitas Sosial di Indonesia dalam Peran Media dan Identitas Budaya di Era Globalisasi.” Metta : Jurnal Ilmu Multidisiplin 4, no. 4 (2024): 28–36. https://doi.org/10.37329/metta.v4i4.3737.
Regan, Paul. Hans-Georg Gadamer’s Philosophical Hermeneutics: Concepts of Reading, Understanding and Interpretation. 2012.
Ryadi, Agustinus. HANS-GEORG GADAMER DAN FUSI HORIZON. 12, no. 1 (2023).
Setiawan, Deddy Andria. “NILAI SOSIAL ANTOLOGI PUISI ‘NGEPAK-NGEPAK’ KARYA FAHRURRAJI ASMUNI: KAJIAN HERMENEUTIKA GADAMER (SOCIAL VALUES OF THE POETRY ANTHOLOGY ‘NGEPAK-NGEPAK’ BY FAHRURRAJI ASMUNI: A STUDY OF GADAMER’S HERMENEUTICS).” JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA 14, no. 1 (2024): 64. https://doi.org/10.20527/jbsp.v14i1.16822.
Wahyudi, Antono. “Interpretasi Hermeneutika: Meneropong Diskursus Seni Memahami Melalui Lensa Filsafat Modern dan Postmodern.” KLAUSA (Kajian Linguistik, Pembelajaran Bahasa, dan Sastra) 2, no. 02 (2019): 51–79. https://doi.org/10.33479/klausa.v2i02.150.
Wijaya, Adi, dan Ehwanudin Ehwanudin. “Gadamer’s Hermeneutic Approach in the Concept of Education KH. Hasyim Asy’ari: Pendekatan Hermeneutika Gadamer Dalam Konsep Pendidikan KH. Hasyim Asy’ari.” Journal of Contemporary Islamic Education 1, no. 2 (2021): 141–53. https://doi.org/10.25217/cie.v1i2.1627.
Yuliana, Vera, dan Etmi Hardi. “Z Mawardi Effendi: Perjalanan Karir Seorang Akademisi dan Mantan Rektor Universitas Negeri Padang Dua Periode (1975-2020).” Jurnal Kronologi 3, no. 3 (2021): 272–85. https://doi.org/10.24036/jk.v3i3.195.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Citation Check
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Hadi_pasaribu

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
The Authors submitting a manuscript do so on the understanding that if accepted for publication, copyright of the article shall be assigned to Jurnal HERMENUTIKA, Sekolah Pascasarjana Ilmu Hukum. Universitas Swadaya Gunung Jati as publisher of the journal. Copyright encompasses rights to reproduce and deliver the article in all form and media, including reprints, photographs, microfilms, and any other similar reproductions, as well as translations.
Jurnal HERMENEUTIKA, Universitas Swadaya Gunung Jati and the Editors make every effort to ensure that no wrong or misleading data, opinions or statements be published in the journal. In any way, the contents of the articles and advertisements published in Jurnal HERMENEUTIKA are the sole responsibility of their respective authors and advertisers.







