Integrasi Nilai-Nilai Huma Betang dalam Pendidikan Ekonomi: Membangun Ekonomi Inklusif dan Berkelanjutan Berdasarkan Kearifan Lokal Masyarakat Dayak
DOI:
https://doi.org/10.33603/ejpe.v14i1.33891Abstrak
Dasar penelitian ini adalah pentingnya kearifan lokal dalam pembentukan karakter dan pengelolaan ekonomi berkelanjutan pada masyarakat Dayak, khususnya dalam konteks Huma Betang . Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan nilai-nilai kebersamaan, kejujuran, kesetaraan, dan toleransi dalam kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat Dayak serta relevansinya dalam pendidikan ekonomi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif dan fenomenologis, melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Penelitian ini dilokuskan di Desa Bontoi, Kecamatan Kahayan Hilir, Kalimantan Tengah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai Huma Betang berperan penting dalam membentuk ekonomi berbasis kerjasama yang inklusif dan adil. Penerapan nilai-nilai tersebut dalam pendidikan ekonomi dapat memperkuat pemahaman mahamahasiswa tentang pentingnya etika bisnis, kolaborasi, dan keberagaman. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa integrasi nilai-nilai Huma Betang dalam kurikulum pendidikan ekonomi dapat menciptakan masyarakat yang lebih adil dan berkelanjutan. Rekomendasi untuk penelitian selanjutnya adalah untuk mengeksplorasi penerapan nilai-nilai ini di berbagai komunitas budaya lain untuk memberdayakan pendidikan ekonomi berbasis kearifan lokal.
Kata Kunci : Huma Betang , Nilai Budaya, Pendidikan Ekonomi, Kearifan Lokal
Referensi
Aisyah, S. (2025). Peran Kejujuran dan Transparansi dalam Meningkatkan Integritas Bisnis Syariah. Al-A’mal: Jurnal Manajemen Bisnis Syariah, 2(1), 104–112.
Apandie, C., & Ar, E. D. (2019). Huma Betang: Identitas Moral Kultural Suku Dayak Ngaju Kalimantan Tengah. Journal of Moral and Civic Education, 3(2), 76–91.
Fatchurahman, M., Fahmi, F., & Solikin, A. (2021). Huma Betang: Internalisasi Nilai-Nilai Kearifan Lokal Kalimantan Tengah. Akademia Pustaka.
Mar’uf, D. R. (2025). Memahami Pancasila Sebagai Filsafat Hidup Bangsa Indonesia. Journal of Education, 1(1), 28–39.
Maresty, E., & Zamroni, Z. (2017). Analisis nilai-nilai budaya Huma Betang dalam pembinaan persatuan kesatuan bangsa siswa SMA di Kalimantan Tengah. Harmoni Sosial: Jurnal Pendidikan IPS, 4(1), 67–79.
Melo, R. H., Moko, F., & Saleh, S. E. (2024). Tantangan Pembangunan Sumberdaya Alam di Indonesia: Dampak Lingkungan dan Ekonomi dalam Pencapaian Keberlanjutan. Geosfera: Jurnal Penelitian Geografi, 3(2), 149–154.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook. sage.
Nasir, A., Nurjana, N., Shah, K., Sirodj, R. A., & Afgani, M. W. (2023). Pendekatan fenomenologi dalam penelitian kualitatif. Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(5), 4445–4451.
Pelu, I. E. A. S., & Tarantang, J. (2018). Interkoneksi Nilai-Nilai Huma Betang Kalimantan Tengah dengan Pancasila. Jurnal Studi Agama Dan Masyarakat, 119–126.
Putra, A., Veronica, D., & Bansa, Y. A. (2023). Penerimaan Hasil Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Pengaruh Terhadap Penerimaan Negara Bukan Pajak di Indonesia. Journal Development, 11(1), 29–37.
Rojabiyah, H. (n.d.). Bahasa Indonesia Dan Pancasila Sebagai Pemersatu Bangsa Ditengah.
Saputra, Y. (2023). Internalisasi Nilai Gotong Royong Pada Tradisi Perori Suku Dayak Keninjal Di Desa Buntut Sapau Kalimantan Tengah. IKIP PGRI Pontianak.
Sofiandi, S., Hasanah, N. H. N., Nuh, Z. M., & Riansyah, R. (2023). Toleransi Dan Inklusi Dalam Sistem Keuangan Sebuah Upaya Menumbuhkan Ekonomi Berkelanjutan. Toleransi: Media Ilmiah Komunikasi Umat Beragama, 15(1), 16–29
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Citation Check
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Edunomic : Jurnal Ilmiah Pendidikan Ekonomi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Penulis yang menerbitkan karyanya ke jurnal ini setuju dengan persyaratan berikut:
Penulis menyimpan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama, dengan karya yang secara serentak dilisensikan di bawah Lisensi: Creative Commons Attribution - Share Alike 4.0 Internasional License yang memungkinkan orang lain membagikan karya dengan pengakuan penerbitan awal dan kepenulisan karya di jurnal ini.







