Analisa Kelayakan Usaha Produksi Dodol Buah Jambu Biji Merah (Studi Kasus di CV. Bagus Agriseta Mandiri Bumiaji-Kota Batu Jawa Timur)

husnita komalasari, indah nalurita, aziza salsabilah, dwi aulia safitri, muhammad rosikhu

Sari


Dodol buah Jambu Biji Merah (JBM) merupakan salah satu produk dari perusahaan CV. Bagus Agriseta Mandiri yang berlokasi di Kota Batu, Provinsi Jawa Timur. Pengetahuan terkait kelayakan usaha suatu perusahaan merupakan suatu hal yang penting untuk diketahui baik oleh perusahaan maupun investor. Analisa kelayakan usaha merupakan suatu analisa yang dilakukan terhadap beberapa aspek. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah produksi dodol JBM oleh perusahaan ini sudah layak untuk dijalankan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode  wawancara, observasi, dokumentasi dan analisis finansial berdasarkan data yang diperoleh baik dari catatan, website, media sosial dan dokumen. Berdasarkan hasil analisa diketahui bahwa legalitas usaha ini sudah lengkap mulai dari adanya PIRT, Halal, SNI dan sertifikat ISO 9001:2008. Dari aspek organisasi dan manajemen, perusahaan ini sudah baik dalam mengalokasikan pekerja dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing. Dari segi teknis dan produksi usaha ini sudah memiliki lokasi produksi yang strategis dilihat dari jarak bahan baku, pekerja dan pemasaran, serta keberlangsungan produksi yang terjamin. Dari aspek finansial usaha ini memiliki BEP sebesar 105 unit dari 192 unit per produksi serta BEP rupiah sebesar Rp. 540.445 dari 988.416, nilai B/C Rasio sebesar 1,2 dan Payback Period sebesar 0,3 tahun dari 1 tahun masa investasi. Sehingga dapat disimpulkan bahwa usaha ini sudah layak untuk dijalankan baik dari aspek hukum, organisasi dan manajemen, teknis dan produksi, finansial serta pasar dan pemasaran.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Anonim a (2022). Mengenal Pentingnya Aspek Hukum dalam Studi Kelayakan Bisnis. https://kontrakhukum.com/article/aspek-hukum-dalam-studi-kelayakan-bisnis. (Diakses Pada 28 Desember 2022).

Anonim b (2022). Payback Period: Arti, Rumus, Contoh, Kelebihan, dan Kekurangannya. https://www.sampoernauniversity.ac.id/id/payback-period-arti-rumus-contoh-kelebihan-dan-kekurangannya. Diakses Pada 28 Desember 2022.

Assauri, Sofjan. (2011). Manajemen Pemasaran. Jakarta: Rajawali Pers. 460

Komalasari, H. (2022). Potensi Umbi Kentang Hitam (Coleus Tuberosus) Sebagai Pangan Fungsional: Review: Review. Food And Agro-Industry Journal, 3(1), 106-114. Retrieved From Https://Jurnal.Uts.Ac.Id/Index.Php/Jtp/Article/View/1627.

Nasrudin, Ahmad. (2022). Titik Impas : Cara Menghitung, Manfaat, Kelebihan, Kekurangan. https://cerdasco.com/titik-impas/. Diakses Pada 28 Desember 2022.

Pujawan, I.N.(2004). Ekonomi Teknik. Penerbit Guna Widya, Surabaya.

Shadily, Hassan dan Pringgodigdo. (2012). Ensiklopedi Umum. Yogyakarta: Kanisius. 283. ISBN 9794135224.

Siswanto, Sutojo. (1993). studi kelayakan proyek . Jakarta : PT Midas Surya Grafindo.

Soekartawi. 1991. Dasar Penyusunan Evaluasi Proyek. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan 1995. Analisis Usaha Tani. Jakarta: UI Press.

Sudarsono, G.D., S. Wahyono, I.A. Donatus dan Purnomo. 2002. Tumbuhan Obat II (Hasil Penelitian, Sifat-sifat dan Penggunaan). Pusat Studi Obat Tradisional-Universitas Gajah Mada, Yogyakarta.

Surahman, DN. dan Ekafitri R. (2014). Kajian HACCP (Hazard Analysis And Critical Control Point) Pengolahan Jambu Biji Di Pilot Plant Sari Buah Upt. B2pttg – Lipi Subang. Agritech. 34 (3) : 266-276.




DOI: http://dx.doi.org/10.33603/jpa.v5i2.8041

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##