Pemanfaatan Cyber Extension oleh Penyuluh Pertanian dalam Meningkatkan Kinerja Penyuluh Pertanian di Kabupaten Deli Serdang
DOI:
https://doi.org/10.33603/jpa.v5i2.7485Abstract
Cyber Extension, aplikasi yang diluncurkan Kementrian Pertanian sejak tahun 2010 hingga kini, sehingga dapat meningkatkan kinerja penyuluh pertanian. Pengkajian bertujuan mengetahui tingkat pemanfaatan Cyber Extension oleh penyuluh pertanian dalam meningkatkan kinerja penyuluh pertanian di Kabupaten Deli Serdang. Pengkajian menggunakan metode deskriptif dan kuisioner. Pelaksanaan pengkajian di Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara, pemilihan lokasi dilakukan secara sengaja dengan alasan tertentu. Sampel ditentukan dengan metode proportional random sampling sebanyak 55 responden dari penyuluh pertanian yang aktif. Hasil pengkajian menunjukkan tingkat pemanfaatan Cyber Extension oleh penyuluh pertanian dalam meningkatkan kinerja penyuluh pertanian sebesar 81,71%. Hasil regresi linier berganda yaitu secara serempak keseluruhan variabel memiliki pengaruh signifikan terhadap pemanfaatan Cyber Extension. Secara parsial, variabel karakteristik , motivasi penyuluh, keaktifan dalam memanfaatkan Cyber Extension dan ketersediaan sarana akses berpengaruh dan variabel faktor lingkungan tidak berpengaruh
Â
Kata kunci : Pemanfaatan, Cyber Extension, Kinerja, Regresi Linier, Kabupaten Deli SerdangÂReferences
Bahua MI, Jahi A, Asngari PS, Saleh A, Purnaba IGP. 2013. Faktors affecting th e performances agricultural extension and their impact at behavior maize farmers in Gorontalo Province. Journal Of Agricultural Education and Extension. 1(1) : 1-10
Edirisooriya, W. A. 2014. Impact of Reward on Employee Performance: With Special Reference to ElectricCo. Proceedings of the 3rd International Conference on Management and Economics. 26-27 February 2014: 311-318
Ghozali, Imam. 2013. Aplikasi Analisis Multivariante Dengan Program IBM SPSS 21 Update PLS Regresi. Semarang : Badan Pusat Penerbit Diponegoro.
Hanggraeni, Dewi. 2012. Manajemen Sumber Daya Manusia,. Jakarta : Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia
Hutapea, T. M. M. 2012. Analisis Strategi Peningkatan Kinerja Penyuluhan Pertanian di Kabupaten Serdang Bedagai. USU. Medan
Jumrad. 2019. Fungsi Komunikasi Dalam Organisasi Melalui Group Chat Whatsapp Oriflame Jurnal Common 3(1) : 13-23
Marteria, VC., Francesca G., dan Laurens K. 2015. Increasing Knowledge Flows between the Agricultural Research and Advisory Sistem in Italy: Combining Virtual and Non-virtual Interaction in Communities of Practice. Journal of Agricultural Education and Extension 21 (3): 203–218
Muliady, TR. 2009. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kinerja Penyuluh Pertanian dan Dampaknya Pada Perilaku Petani Padi di Jawa Barat. Institut Pertanian Bogor : Bogor
Mulyandari, R.S.H. 2011. Perilaku Petani Sayuran dalam Memanfaatkan Teknologi Informasi. Jurnal Perpustakaan Pertanian 20(1): 22-34
Mulyandari, R.S.H. 2011. Perilaku Petani Sayuran dalam Memanfaatkan Teknologi Informasi. Jurnal Perpustakaan Pertanian 20(1): 22-34
Riduwan. 2010. Skala Pengukuran Variabel-Variabel Pengkajian. Alfabeta, Bandung
Sugiyono. 2019. Metode Pengkajian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta: Bandung
Sukmaningrom Adisti Dan Ali Imron. 2017. Memanfaatkan Usia Produktif Dengan Usaha Kreatif Industry Pembuatan Kaos Pada Remaja Di Gresik. Jurnal Paradigma. 5(3) :1-6
Supriani. 2014. Analisis Kinerja Penyuluh Pertanian di Kabupaten Majene. Makasar : Universitas Hasanuddin
Veronice. 2013. Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam peningkatan kompetensi penyuluh. [tesis]. Bogor (ID) : Institut Pertanian Bogor
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
Authors publishing in this journal agree to the following terms:
-
Copyright & First Publication Rights: Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication. The work is simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0), allowing others to share the work with an acknowledgment of its authorship and initial publication in this journal.
-
Secondary Distribution: Authors are permitted to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., posting it to an institutional repository or publishing it in a book), provided its initial publication in this journal is acknowledged.
-
Pre-print & Self-Archiving: Authors are allowed and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on personal websites) prior to and during the submission process. This can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (see The Effect of Open Access)








