Analisis Value Added Kopi Robusta Pada Umkm Kopi Mukidi Di Kabupaten Temanggung
DOI:
https://doi.org/10.33603/jpa.v5i2.6780Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menentukan berapa nilai tambah, profitabilitas, efisiensi dan keuntungan yang didapatkan dari usaha mengolah kopi robusta menjadi kopi bubuk robusta oleh UMKM Kopi Mukidi di Kabupaten Temanggung. Penelitian ii menggunakan analisis deskriptif. Pemilihan lokasi dilakukan secara purposive (sengaja) di UMKM Kopi Mukidi. Metode pengumpulan data terdiri dari data primer dan data sekuder. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara secara langsung dengan responden, observasi dan pencatatan data dari dinas terkait. Metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis biaya, analisis penerimaan, analisis keuntungan, analisis efisiensi, analisis profitabilitas dan analisis nilai tambah metode Hayami. Berdasarkan hasil penelitian pengolahan biji kopi robusta menjadi kopi bubuk pada UMKM Kopi Mukidi mampu menghasilkan nilai tambah sebesar Rp 38.766 tiap kg dengan rasio nilai tambah sebesar 40,39%. Keuntungan yang didapatkan oleh UMKM Kopi Mukidi pada bulan Maret 2021 adalah sebesar Rp 2.647.478,-. Nilai profitabilitas yang dihasilkan oleh UMKM Kopi Mukidi adalah 52,81% dan efisiensi usaha UMKM Kopi Mukidi pada bulan Maret 2021 adalah 1,53.
Kata Kunci : Analisis Nilai Tambah, Analisis Keuntungan, Metode Hayami, Kopi Robusta
References
Briandet, R., E Katherine K., Reginald H. W. (1996). Discrimination of Arabic and Robusta in Instant Coffee by Fourier Transform Infrared Spectroscopy and Chemometrics. Journal Agric Food Chem. Vol 44(1): 170-174
Cahyahati, S D., Ktut M., Zainal A. (2019). Profitabilitas Dan Nilai Tambah Agroindustri Olahan Ikan Lele Di Kecamatan Metro Selatan Kota Metro. Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis. Vol 7 (4) : 451-457.
Dewi, N L M I M., Budiasa I W., Dewi I A L. (2015). Analisis Finansial dan Nilai Tambah Pengolahan Kopi Arabika Tani Manik Sedana Kabupaten Bangli. Jurnal Agribisnis dan Agrowisata. Vol 4 (2): 97-106.
Hayami, Y., Toshihiko K., Yoshinori M., Masdjidin S. (1987). Agricultural marketing and processing in upland Java. A perspective from a Sunda village. Bogor: CGPRT Centre.
Ngamel, A K. (2012). Analisis Finansial Usaha Budidaya Rumput Laut dan Nilai Tambah Tepung Karaginan di Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Utara. Jurnal Sains Terapan Edisi II. Vol 2 (1) : 68-83.
Putri, M N A., R Kunto A., Isti K. (2019). Analisis Usaha Dan Pemasaran Gula Semut Di Desa Hargotirto, Kecamatan Kokap, Kabupaten Kulon Progo. Jurnal SEPA. Vol 16 (1) : 74-84.
Richard, A B. (1992). Ekonomi Mikro. Jakarta : PT Rineka Cipta.
Rosmiati, M., Rijanti R M., Angga D. (2018). Efisiensi Usaha Dan Nilai Tambah Pengolahan Ubi Kayu Menjadi Modified Cassava Flour (Mocaf) Pada Kelompok Wanita Tani Medal Asri, Desa Sukawangi Kecamatan Pamulihan Kabupaten Sumedan. Jurnal Sosioteknologi. Vol 17 (1) :14-20.
Saleh, Y. (2014). Analisis Pendapatan Usaha Pengerajin Gula Aren di Desa Tulo’a Kecamatan Bulango Utara Kabupaten Bone Bolango. Jurnal Prespektif Pembiayaan dan Pembangunan Daerah. Vol 1 (4) : 220-224.
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
Authors publishing in this journal agree to the following terms:
-
Copyright & First Publication Rights: Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication. The work is simultaneously licensed under the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License (CC BY-SA 4.0), allowing others to share the work with an acknowledgment of its authorship and initial publication in this journal.
-
Secondary Distribution: Authors are permitted to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., posting it to an institutional repository or publishing it in a book), provided its initial publication in this journal is acknowledged.
-
Pre-print & Self-Archiving: Authors are allowed and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on personal websites) prior to and during the submission process. This can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (see The Effect of Open Access)








