Rahasia kesetiaan konsumen: Hubungan kepuasan, kepercayaan, nilai, kualitas, dan harga pada pembelian ulang teh organik
DOI:
https://doi.org/10.33603/jibm.v7i2.8099Kata Kunci:
Brand Trust, Perceived Price Fairness, Perceived Quality, Perceived Value, Product Satisfaction, Repurchse IntentionAbstrak
Abstract: This study aims to analyze the effect of product satisfaction, customer trust in the product, value, tea quality, and price fairness on repurchase intention in the organic tea industry in Indonesia. The sample in this study were organic tea consumers with predetermined standard criteria. These criteria were determined using a purposive sampling method. The number of samples is 225 respondents. The data analysis technique used is structural equation modeling (SEM). The results of this study indicate that product satisfaction, brand trust, perceived value, perceived quality, perceived price fairness have a positive effect on repurchase intention.
Keywords: Brand Trust; Perceived Price Fairness; Perceived Quality; Perceived Value; Product Satisfaction; Repurchse Intention
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa pengaruh kepuasan produk, kepercayaan pelanggan terhadap produk, nilai, kualitas, dan kewajaran harga terhadap niat beli kembali yang terdapat pada industri teh organik di Indonesia. Dalam penelitian ini metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Sampel dalam penelitian ini adalah konsumen teh organic dengan standar kriteria yang sudah ditentukan. Kriteria tersebut ditentukan dengan menggunakan metode purposive sampling. Jumlah sampel sebanyak 225 responden. Teknik analisis data yang digunakan adalah structural equation modeling (SEM). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa kepuasan produk, kepercayaan produk, nilai produk, kualitas produk dan kewajaran harga berpengaruh positif terhadap niat beli kembali.
Katakunci: Kepercayaan Produk; Kepuasan Produk; Kewajaran Harga; Kualitas Produk; Niat Beli Kembali Nilai Produk
Referensi
Adinehfar, A. R., & Gayem, A. (2016). Impact of brand personality on satisfaction and loyalty of consumers (case study: luxury brands of watches in the city Isfahan). Journal of Fundamental and Applied Sciences, 8(3), 462. https://doi.org/10.4314/jfas.v8i3s.193
Anderson, E. W., Fornell, C., & Lehmann, D. R. (1994). Customer Satisfaction, Market Share, and Profitability: Findings From Sweden. In Journal of Marketing (Vol. 58).
Battistella, C., de Toni, A. F., & Pessot, E. (2018). Framing open innovation in start-ups’ incubators: A complexity theory perspective. Journal of Open Innovation: Technology, Market, and Complexity, 4(3). https://doi.org/10.3390/joitmc4030033
Carlos Fandos Roig, J., Sanchez Garcia, J., Angel Moliner Tena, M., & Llorens Monzonis, J. (2006). Customer perceived value in banking services. International Journal of Bank Marketing, 24(5), 266–283. https://doi.org/10.1108/02652320610681729
Chen, Y. S. (2013). Towards green loyalty: Driving from green perceived value, green satisfaction, and green trust. Sustainable Development, 21(5), 294–308. https://doi.org/10.1002/sd.500
Chow, C. S. F., & Zhang, L. L. (2008). Measuring consumer satisfaction and dissatisfaction intensities to identify satisf. In Journal of Consumer Satisfaction, Dissatisfaction and Complaining Behavior (Vol. 21). ABI/INFORM Collection.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Citation Check
Lisensi
- Penulis memberikan hak cipta dan memberikan jurnal hak penerbitan pertama naskah secara simultan dengan lisensi di bawah Creative Commons Attribution License yang mengizinkan orang lain untuk berbagi pekerjaan dengan sebuah pernyataan kepenulisan pekerjaan dan penerbitan awal di jurnal ini.
- Penulis bisa memasukkan ke dalam penyusunan kontraktual tambahan terpisah untuk distribusi non ekslusif versi kaya terbitan jurnal (contoh: mempostingnya ke repositori institusional atau menerbitkannya dalam sebuah buku), dengan pengakuan penerbitan awalnya di jurnal ini.
- Penulis diizinkan dan didorong untuk mem-posting karya mereka online (contoh: di repositori institusional atau di website mereka) sebelum dan selama proses penyerahan, karena dapat mengarahkan ke pertukaran produktif, seperti halnya sitiran yang lebih awal dan lebih hebat dari karya yang diterbitkan. (Lihat Efek Akses Terbuka).









