Representasi Ketidakpuasan Publik Terhadap Konten Berbasis Kecerdasan Buatan Dalam Ruang Digital : Studi Kasus Akun Instagram @Meutya_Hafid
Representasi Ketidakpuasan Publik Terhadap Konten Berbasis Kecerdasan Buatan Dalam Ruang Digital : Studi Kasus Akun Instagram @Meutya_Hafid
DOI:
https://doi.org/10.33603/signal.v13i2.12424Keywords:
Representasi, Ketidakpuasan Publik, Artificial Intelligence (AI), Komunikasi Digital, Instagram, Komunikasi PemerintahAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis representasi ketidakpuasan publik terhadap konten berbasis Artificial Intelligence (AI) pada akun Instagram @meutya_hafid. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis tematik terhadap komentar warganet yang diolah menggunakan perangkat lunak NVivo. Analisis didasarkan pada Teori Representasi Stuart Hall untuk memahami bagaimana publik memaknai penggunaan AI dalam komunikasi digital pemerintah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 68% komentar didominasi oleh sentimen negatif, yang merepresentasikan tiga tema utama ketidakpuasan, yaitu kritik terhadap pencitraan digital pemerintah, ketidakpercayaan terhadap komunikasi pemerintah yang dinilai kurang substantif, serta penolakan terhadap komunikasi yang dianggap artifisial dan kurang autentik. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan AI dalam komunikasi pemerintah belum secara otomatis meningkatkan penerimaan publik. Masyarakat lebih mengharapkan komunikasi digital yang autentik, transparan, humanis, dan relevan dengan realitas sosial dibandingkan sekadar menampilkan inovasi teknologi berbasis AI.
References
Bungin, Burhan. (2015). Sosiologi Komunikasi: Teori, Paradigma, dan Diskursus Teknologi Komunikasi di Masyarakat. Jakarta: Kencana Prenada Media Group
Hall, Stuart. (1997). Representation: Cultural Representations and Signifying Practices. London: Sage Publications
Littlejohn, Stephen W., dan Karen A. Foss. (2014). Teori Komunikasi. Jakarta: Salemba Humanika
McQuail, Denis. (2011). Teori Komunikasi Massa McQuail. Jakarta: Salemba Humanika.
Moleong, Lexy J. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya
Nasrullah, Rulli. (2017). Media Sosial: Perspektif Komunikasi, Budaya, dan Sosioteknologi. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.
Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta
Ardianto, Elvinaro, Lukiati Komala, dan Siti Karlinah. (2014). Komunikasi Massa: Suatu Pengantar. Bandung: Simbiosa Rekatama Media
Cangara, Hafied. (2016). Pengantar Ilmu Komunikasi. Jakarta: Rajawali Pers
Effendy, Onong Uchjana. (2007). Ilmu Komunikasi: Teori dan Praktek. Bandung: PT Remaja Rosdakarya
Kriyantono, Rachmat. (2014). Teknik Praktis Riset Komunikasi. Jakarta: Kencana Prenada Media Group
Fiske, John. (2012). Cultural and Communication Studies. Yogyakarta: Jalasutra
Couldry, Nick. (2012) Media, Society, World: Social Theory and Digital Media Practice. Cambridge: Polity Press
Castells, Manuel. (2010). The Rise of the Network Society. Oxford: Blackwell Publishing.
Van Dijk, Jan. (2012). The Network Society. London: Sage Publications
Lister, Martin, Jon Dovey, Seth Giddings, Iain Grant, dan Kieran Kelly. (2009). New Media: A Critical Introduction. New York: Routledge
Jenkins, Henry. (2006). Convergence Culture: Where Old and New Media Collide. New York: New York University Press.
Boyd, Danah. (2014). It’s Complicated: The Social Lives of Networked Teens. New Haven: Yale University Press
Koswara, Iwan. (2020). Media Digital sebagai Ruang Ekspresi Publik terhadap Kebijakan Pemerintah. Jurnal Komunikasi Digital, vol. 5
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
The Authors submitting a manuscript do so on the understanding that if accepted for publication, copyright of the article shall be assigned to Jurnal Signal, Prodi Ilmu Komunikasi. Universitas Swadaya Gunung Jati as publisher of the journal. Copyright encompasses rights to reproduce and deliver the article in all form and media, including reprints, photographs, microfilms, and any other similar reproductions, as well as translations.
Jurnal Signal, Universitas Swadaya Gunung Jati and the Editors make every effort to ensure that no wrong or misleading data, opinions or statements be published in the journal. In any way, the contents of the articles and advertisements published in Jurnal Kajian Akuntansi are the sole responsibility of their respective authors and advertisers.











