PENGARUH KONSENTRASI PUPUK ORGANIK CAIR CHITOSAN TERHADAP BINTIL AKAR, PERTUMBUHAN, DAN HASIL TIGA KULTIVAR TANAMAN KEDELAI (Glycine max L. Merrill)
DOI:
https://doi.org/10.33603/agroswagati.v3i2.801Keywords:
kedelai, kultivar kedelai, pupuk organik cair ChitosanAbstract
References
Afandie Rosmarkam dan Nasih Widya Yuwono. 2002. Ilmu Kesuburan Tanah. Kanisius, Yogyakarta.
Chi-Farm. 2013. Tentang Chi-Farm. http://www.chi-farm.com. Diakses di Cirebon tanggal 23 Februari 2014.
Bahar, M., dan A. Zein. 1993. Parameter Genetik Pertumbuhan Tanaman. Zuriat. 4(1). 4-7
Balai Pengembangan Benih Palawija. 2002. Deskripsi Varietas Kedelai. Departemen Pertanian. Jawa Barat.
Balai Pengkajian Teknologi Pertanian. 2008. Membuat Pupuk Organik Cair Bermutu dari Limbah Kambing. Warta Penelitian Pertanian. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Bali, Denpasar.
BPPP. 2008. Deskripsi Varietas Unggul Kacang-kacangan dan Umbi-umbian, Balikabi Hal. 42, 52 dan 64.
Harry Agusnar. 2009. Kitosan Sebagai Bio Immunizer Tanaman Untuk Meningkatkan Produksi Hasil Pertanian yang Ramah Lingkungan. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Sumatera Utara.
Jamaran Kaban. 2009. Modifikasi Kimia dari Kitosan dan Aplikasi Produk yang Dihasilkan. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Sumatera Utara.
Kurnia Rozika Sari. 2011. Pengaruh Mikoriza Arbuskula dan Rhizobium pada Tanaman Kacang Tanah di Media Tanah Madura pada Kondisi Cekaman Kekeringan. Institut Teknologi Sepuluh November, Surabaya.
Mangoendidjojo, 2003. Dasar-Dasar Pemuliaan Tanaman. Kanisius. Yogyakarta.
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
The Authors submitting a manuscript do so on the understanding that if accepted for publication, copyright of the article shall be assigned to Jurnal AGROSWAGATI, Sekolah Pascasarjana Ilmu Pertanian. Universitas Swadaya Gunung Jati as publisher of the journal. Copyright encompasses rights to reproduce and deliver the article in all form and media, including reprints, photographs, microfilms, and any other similar reproductions, as well as translations.
Jurnal AGROSWAGATI, Universitas Swadaya Gunung Jati and the Editors make every effort to ensure that no wrong or misleading data, opinions or statements be published in the journal. In any way, the contents of the articles and advertisements published in Jurnal AGROSWAGATIare the sole responsibility of their respective authors and advertisers.