POKDARWIS COMMUNICATION STRATEGY IN BUILDING COMMUNITY INVOLVEMENT FOR RANDUACIR EDUCATIONAL TOURISM MANAGEMENT BASED ON LOCAL POTENTIAL

Authors

  • Dian Novita Kristiyani Universitas Kristen Satya Wacana
  • Lasti Nur Satiani Universitas Kristen Satya Wacana, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33603/signal.v13i2.9769

Keywords:

Eduwisata, Pokdarwis Randu, Pelibatan Masyarakat, Strategi Komunikasi, POAC

Abstract

Eduwisata Randuacir menghadapi berbagai tantangan dalam pengembangannya, seperti keterbatasan SDM, kurangnya keterlibatan masyarakat dan pengelolaan produk UMKM. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi komunikasi Pokdarwis Randu dalam membangun pelibatan masyarakat untuk pengelolaan eduwisata berbasis potensi Lokal. Selain itu juga melihat Langkah-langkah pelibatan masyarakat yang telah dilakukan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan sumber data diperoleh dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa proses startegi komunikasi pokdarwis Randu untuk pelibatan masyarakat dimulai dari analisis potensi lokal (analyzing), mendengarkan aspirasi masyarakat (listening),komunikasi yang komprehensif (communicating), hingga pemberian pelatihan dan workshop (educating) untuk memberi tambahan ketrampilan dan kemampuan pengelolaan eduwisata. Selanjutnya dukungan dari pemerintah dan pihak eksternal termasuk di dalamnya mitra bisnis dan akademisi (supporting) agar menjadi semangat yang dapat mendorong keterlibatan aktif masyarakat (involving) dalam mengelola eduwisata Randuacir. Selain itu, manfaat langsung (benefiting) dari kegiatan eduwisata, seperti peningkatan ekonomi, dapat menjadi motivasi utama bagi partisipasi lebih lanjut (recruiting). Penelitian juga menyoroti pentingnya strategi komunikasi dan pendekatan manajemen berbasis POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling) dalam mengelola eduwisata Randuacir. Namun, kendala lain yang terlihat adalah kurangnya dan keterbatasan kapasitas SDM serta rendahnya partisipasi masyarakat, khususnya generasi muda. Penelitian ini merekomendasikan penguatan strategi komunikasi yang efektif melalui perencanaan dan management yang baik, pelatihan intensif, serta adanya kolaborasi antar pemangku kepentingan melalui model pentahelix untuk menciptakan eduwisata yang berkelanjutan.

References

Abdussamad, Z. (2021). Metode Penelitian Kualitatif (P. Rapanna, Ed.; 1st ed.). CV Syakir Media Press.

Ariyani, N., Fauzi, A., & Umar, F. (2020a). Model hubungan aktor pemangku kepentingan dalam pengembangan potensi pariwisata Kedung Ombo. Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 23(Oktober), 357–378.

Ariyani, N., Fauzi, A., & Umar, F. (2020b). Model hubungan aktor pemangku kepentingan dalam pengembangan potensi pariwisata Kedung Ombo. Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 23(Oktober), 357–378.

Asmara, S. (2020). Tinjauan Kritis Kendala dan Dampak Pengembangan Pariwisata Indonesia. Strategi Dunia Usaha Menyikapi Status Indonesia Sebagai Negara Maju : Pra Dan Pasca Covid-19, 140–151.

Astari, wiwin Y., & Rochman, G. P. (2023). Hubungan Timbal Balik antar Aktor dalam Pengembangan Wisata Budaya Keraton Kota Cirebon. Jurnal Riset Perencanaan Wilayah Dan Kota, 47–54. https://doi.org/10.29313/jrpwk.v3i1.1950

Ayu Setyaningrum, D., & Diswandi. (2023). Analysis Of The Central Role Of Beach Tourism Objects In Village Economic Development: A Case Study Of Tanjung Bias Beach, West Lombok. International Journal of Tourism Business Research INTOUR, 2(1), 7–14.

Dakhi, Y. (2016). Implementasi POAC Terhadap Kegiatan Organisasi dalam Mencapai Tujuan Tertentu.

Fadjarajani, S., Indrianeu, T., & Balasa Singkawijaya, E. (2021). Analisis Potensi Pariwisata di Kabupaten Cianjur. Jurnal Geografi, XIX(1).

Hanif Ahda, M., & Rozi, F. (2022). Strategi Komunikasi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kampar dalam Pengembangan Objek Wisata Ompang Sungai Sonsang. Journal of Communication and Society Juni, 1(1).

Hendayana. (2023). Kota Salatiga Menuju Kota Gastronomi. Journal of Research and Development on Public Policy, 2(4), 67–79. https://doi.org/10.58684/jarvic.v1i1.102

Heny, U. D. M., Fendeli, C., & Baiquni, M. (2013). Pengembangan Desa Wisata BerbasisnPertisipasi Masyarakat Lokal di Desa Wisata Jatiluwih, Tabanan, Bali. KAWISTARA, 129(2), 17–2013.

Kurniyati, Y., Rahmawati, F., & Suryati, P. (2014). Optimalisai Pemanfaatan dan Diversifikasi Olahan Pangan Lokal Sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat. Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan, Teknologi, Dan Seni, 18(1), 1–15.

Laksono, S. S. M. (2020). Design of Educational Tourism Management (Eduwisata) Model of Kampung Inggris. International Confere, 3, 65–78.

Lukitaningsih, A. (2013). Iklan yang efektif Sebagai Strategi Komunikasi Pemasaran. Jurnal Ekonomi Dan Kewirausahaan, 13(2), 116–129.

Meray, J. G., Tilaar, I. S., & Takumansang, E. D. (2016). Partisipasi Masyarakat Terhadap pengembangan Pariwisata Pantai Mahembang Kecamatan Kakas. Spasial.

Morrison, A. M., Pramita Marsongko, E., Janianton Damanik, P., Arsyul Salam, D., & Ayu Made Pramita Sarasvati, I. (2017). Modul Pelibatan Masyarakat. SwissContact Wisata.

Muharis, Setiawan, M. A., & Syamsurrijal. (2024). Implementasi Strategi Pentahelix dalam pengembangan Kawasan Wisata Senggigi Lombok Barat. JISHUM, 2(4).

Pakpahan, R. (2018). Implementasi Prinsip Pariwisata Berbasis Komunitas Dalam Pengembangan Desa Wisata Nglinggo Yogyakarta. Jurnal Kajian Bahasa Dan Pariwisata, 5(1), 103–116.

Pitman, T., Broomhall, S., Mcewan, J., & Majocha, E. (2010). Adult Learning in Educational Tourism. Australian Journal of Adult Learning, 50(2), 219–238.

Rahim, F. (2012). Pedoman Kelompok Sadar Wisata. Direktur Jendral Pengembangan Destinasi PAriwisata Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Rahmat, M. R. A., Novianti, E., & Yustikasari. (2023). Pengembangan Desa Wisata Sindangkasih dan Desa Wisata Situ Cangkuang di Kabupaten Garut Melalui Pendekatan Penta Helix. 17(6).

Sakirin, Ketut Bagiastra, I., Murianto, Idrus, S., & Kurniansah, R. (2021). Peran Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dalam Pengembangan Potensi Wisata Gunung sasak di Desa Kuripan Giri Sasaka. JRT Journal Of Responsible Tourism, 1(2).

Sarinah, M. (2017). Pengantar Manajemen. CV Budia Utama.

Sholehah, N., & Henie Irawati, M. (2016). Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL): Analisis Pengetahuan dan Perilaku Santri. Jurnal Pendidikan Sains, 4(4), 152–156.

Teguh, F. (2021). Tata Kelola Destinasi: Membangun Ekosistem pariwisata (Kedua, Januari 2021). Gadjah Mada University Press.

Wiradinata, R., Wardhani, L. T. A. L., & Indarja. (2020). Pengembangan Pariwisata oleh Dinas Pariwisata dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kota Medan. Diponegoro Law Jurnal, 9, 170–183.

Downloads

Published

2025-12-31

Citation Check