RESEPSI MAHASISWA TERHADAP LAGU BONEKA ABDI SOUNDTRACK FILM DANUR

Taufik Ismail, Indah Wenerda

Sari


Beberapa lagu daerah yang ada di Indonesia digunakan menjadi salah satu bagian dari film. Hal ini dilakukan dalam rangka memberikan kesan dan nuansa yang lebih mendalam. Film Danur merupakan salah satu film yang menggunakan soundtrack dengan lagu berbahasa daerah yaitu Boneka Abdi yang berasal dari Bahasa Sunda. Dalam hal ini peneliti ingin meneliti resepsi mahasiswa yang ada di Yogyakarta yang berasal dari luar Suku Sunda terhadap lagu Boneka Abdi ini. Lagu tersebut lagu berbahasa daerah Sunda yang kemudian menjadi salah satu soundtrack sebuah film horor, Danur. Pada metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan analisis resepsi Stuart Hall. Pada analisis resepsi ini berfokus pada mahasiswa yang sudah menonton film Danur. Pada resepsi ini menggunakan model decoding untuk mengetahui bagaimana tanggapan atau respon mahasiswa. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa mayoritas dari mahasiswa pada penelitian ini mencerapi atau menerima pesan atau lagu Boneka Abdi sebagai lagu horor dan dalam memberikan tanggapan atau respon tidak lepas dari perbedaan latar belakang setiap informan. Hal ini berbanding lurus dengan upaya yang dilakukan oleh pembuat film, bahwa penggunaan audio dalam sebuah film berguna dalam rangka menambah dramatisasi sebuah adegan. Pada konteks penelitian ini yang diutamakan adalah dalam rangka menambah kesan/suasana horor pada setiap adegan.

Kata-kata Kunci: Resepsi, Soundtrack, Lagu Boneka Abdi, Film Danur


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Buku

Poerwandari. E.K. (2009). Pendekatan Kualitatif Untuk Riset Perilaku Manusia. Depok: LPSP3.

Mulyana, Deddy. (2007). Ilmu Komunikasi Suatu Pengantar. Edisi ke-9. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Shoelhi, Mohammad. (2009). Komunikasi Interpersonal Perspektif Jurnalistik. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.

Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif Dan R&B. Bandung: Alfabeta.

Onong Uchjana Effendy. (2003). Ilmu Komunikasi: Teori dan prektek. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Morissan, Andy Corry Wardhani, Farid Hamid. (2013). Teori Komunikasi Massa. Bogor: PT. Ghalia Indonesia.

McQuail Denis. (2012). Teori Komunikasi Massa McQuail. Edisi ke-6. Jakarta: Salemba Humanika.

Suwartono. (2014). Dasar-Dasar Metodologi Penelitian. Yogyakarta: CV Andi Offset.

Effendi Sofian dan Singarimbun Masri. (2008). Metode Penelitian Survei. Jakarta Barat: LP3ES.

Severin J. Warner dan Tankard W. James Jr. (2011). Teori Komunikasi Sejarah, Metode, dan Terapan di Dalam Media Massa. Edisi Ke-5. Jakarta: Kencana Prenada Media Grup.

Khairani Makmun. (2013). Psikologi Umum. Yogyakarta: Aswaja Pressindo.

Robbin Sthepen. (2015). Perilaku Organisasi-Organizational Behaviour. Jakarta: Salemba.

Widhyatama Sila. (2012). Sejarah Musik dan Apresiasi Seni. Jakarta Timur: PT Balai Pustaka.

Scott, J.PE Herper and Jim Samson. (2009). An Introduction to Music Studies. London: Cambridge University Press.

Pratista, Hermawan. (2008). Memahami Film. Yogyakarta: Hemerian Pustaka.

Pratista, Hermawan. (2017). Memahami Film 2. Yogyakarta: Montase Press.

Jurnal

INFORMASI Kajian Ilmu Komunikasi Vol. 46. Nomor 2. Desember 2016. Ditulis oleh Dyna Herlina Suwarto, jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Yogyakarta. Diakses pada 26 Maret 2019 pukul 09.00 wib.

Jurnal Ilmu Komunikasi, Vol. 1, No.1, April 2011 ISSN: 2088-981X, berjudul Kajian Semiotika Dalam Film. Ditulis oleh Yoyon Mudjiono Dosen Tetap Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Dakwah IAIN Sunan Ampel Surabaya. Diakses pada 24 April 2019 pukul 13.00 wib.

Internet

https://www.medcom.id/hiburan/film/4KZ4M1rb-semester-pertama-2018-jumlah-film-horor-indonesia-meningkat-pesat. Diakses pada 10 maret 2019 pukul 20.00 wib.

(https://hot.detik.com/movie/d-4262946/5-film-horor-indonesia-terlaris).Diakses pada 10 Juni 2019 pukul 01.30 wib.

(https://www.bps.go.id/statictable/2015/09/14/1839/jumlah-perguruan-tinggi-mahasiswa-dan-tenaga-edukatif-negeri-dan-swasta-di-bawah-kementrian-pendidikan-dan-kebudayaan-menurut-provinsi-2013-2014-2014-2015.html). Diakses pada tanggal 27 Maret 2019 pukul 08:35 wib.

https://kbbi.web.id/lagu. Diakses pada 14 April 2019 pukul 19.40 wib.

https://www.liputan6.com/global/read/68983/makna-isoundtracki-dalam-sebuah-film. Diakses pada 14 April 2019 pukul 20.20 wib.

http://filmindonesia.or.id/movie/title/lf-d018-17-900263_danur-i-can-see-ghosts/credit#.XS1h3pMzbIU. Diakses pada 12 Juli 2019.

http://filmindonesia.or.id/movie/title/lf-d012-18-345319_danur-2-maddah/credit#.XS1ZPZMzbIU. Diakses pada 12 Juli 2019.

https://loop.co.id/articles/film-Indonesia-yang-tayang-di-luar-negeri/full. Diakses pada 20 November 2019 pukul 13:17 wib.

https://www.cnbcindonesia.com/lifestyle/20180504090055-33-13588/ini-deretan-genre-film-paling-diminati-penonton-indonesia. Diakses pada 20 November 2019 pukul 13.29 wib.

https://www.muvila.com/film/artikel/filmares-2015-tya-subiakto-ungkap-beda-film-scoring-soundtrack-151019g.html. Diakses pada 20 November 2019 pukul 14.16 wib.

https://www.trends.google.com/trends/explore?q=film%20danur&date=today%205-y%geo=ID. Diakses pada 12 November 2019 pukul 18.27 wib




DOI: http://dx.doi.org/10.33603/signal.v9i1.3514

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


This work is licensed under a Creative Commons Attribution - Share Alike 4.0 International License