EKSPRESI KEBEBASAN DAN TANGGUNG JAWAB PEREMPUAN DALAM NOVEL 'PAYA NIE' KARYA IDA FITRI (KAJIAN PSIKOLOGI SASTRA)

Penulis

  • Fiah Luthfiah Bani Universitas Negeri Makassar, Indonesia
  • Andi Karman Universitas Negeri Makassar, Indonesia
  • Aslan Abidin Universitas Negeri Makassar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33603/jurnaltuturan.v15i1.12015

Kata Kunci:

psikologi sastra, sastra, novel, novel kontemporer, kebebasan, tanggung jawab, eksistensialisme

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ekspresi kebebasan dan tanggung jawab tokoh perempuan dalam novel Paya Nie karya Ida Fitri melalui pendekatan psikologi sastra dengan perspektif eksistensialisme Jean-Paul Sartre. Novel ini dikaji untuk meengkpresikan pengalaman hidup perempuan dalam situasi sosial seperti kemiskinan, tekanan sosial, dan konflik kehidupan masyarakat Aceh. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik analisis tematik terhadap data berupa narasi, dialog, dan monolog tokoh perempuan dalam novel. Data dikumpulkan melalui teknik membaca intensif, mencatat, dan mengklasifikasikan kutipan yang relevan dengan fokus penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekspresi kebebasan tokoh perempuan diwujudkan dalam dua bentuk, yaitu kebebasan dalam perkataan dan kebebasan dalam perbuatan. Kebebasan dalam perkataan terlihat melalui keberanian tokoh perempuan dalam menyampaikan pendapat dan menentukan pilihan hidup, sedangkan kebebasan dalam perbuatan tercermin melalui tindakan tokoh dalam merespons situasi sosial yang dihadapinya. Penelitian ini juga menemukan ekspresi tanggung jawab tokoh perempuan yang diwujudkan dalam bentuk perkataan maupun perbuatan, seperti kepedulian terhadap keluarga dan kesadaran menjalankan peran sosial. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa kebebasan tokoh perempuan dalam novel Paya Nie tidak terlepas dari tanggung jawab yang harus mereka emban sebagai konsekuensi dari pilihan hidup yang diambil.

Biografi Penulis

Andi Karman, Universitas Negeri Makassar

Andi Karman merupakan dosen, seorang akademisi di bidang Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia yang memiliki keterkaitan dengan lingkungan Fakultas Bahasa dan Sastra Universitas Negeri Makassar (FBS UNM), khususnya dalam kegiatan akademik seperti seminar atau diskusi ilmiah mahasiswa.

Aslan Abidin, Universitas Negeri Makassar

Aslan Abidin merupakan salah satu dosen di Fakultas Bahasa dan Sastra Universitas Negeri Makassar (FBS UNM) yang berkecimpung dalam bidang bahasa dan sastra Indonesia, khususnya pada kajian sastra, linguistik dan pembelajaran bahasa.

Referensi

Abdlalla, S. A., Muhammed, R. Z., & Ahmad, H. M. (2024). The absurdity of existence: Analyzing human relationships in Sartre's No Exit. LITERA, 23(3), 286–296.

Aho, K. (2014). Existentialism: An introduction. John Wiley & Sons.

Diah, A. (2024). Kebebasan manusia perspektif eksistensialisme Gabriel Marcel (Doctoral dissertation, UIN Raden Intan Lampung).

Dian, D., Fauziyah, H., & Ayuna, N. (2022). Eksistensialisme dalam filsafat ilmu: Hubungan antara manusia dan pengetahuan. Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam, 11(02).

Fauzan, M., & Hambali, R. Y. A. (2023). Kebebasan individu dalam tinjauan filsafat eksistensialisme Jean-Paul Sartre. In Gunung Djati Conference Series (Vol. 19, pp. 658–669).

Febriani, E. (2026). Karya sastra adalah pengungkapan realitas kehidupan. Dalam Sastra bicara: Membaca hidup lewat cerita rakyat, novel, dan film.

Fitri, I. (2024). Paya Nie: Sebuah novel. Marjin Kiri.

Gultom, A. F., Susilawati, Y. U. D., & Retnosari, T. T. P. (2019). Antropologi metafisika dan isu-isu kekinian: Kebersamaan, kekuasaan, kebebasan, kejahatan, dan cyberspace. Lintas Nalar.

Kurnia, N. M. D. (2021). Manusia dalam perspektif eksistensialisme Jean Paul Sartre (Doctoral dissertation, UIN Fatmawati Sukarno).

Kurniawati, D. W., & Ahmadi, A. (2023). Cinta dan keterasingan perempuan dalam novel Layangan Putus karya Mommy ASF: Perspektif psikologi eksistensial Rollo May. BAPALA: Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 10(1).

Nawafil, S. (2025). Hegemoni dalam kumpulan cerpen Neraka yang Turun ke Kebun Kelapa karya Ida Fitri (Doctoral dissertation, Universitas Hasanuddin).

Ningrum, T. R. S., Eriyanto, E., Hendri, H., Susiyanto, S., & Hartati, M. S. (2025). Pandangan Eksistensialise Terhadap Kurikulum Merdeka. Syntax Idea, 7(5), 678-690.

Paesani, A., Udu, S., & Konisi, L. Y. (2023). Eksistensi tokoh utama dalam novel Laut Bercerita karya Leila S. Chudori. Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra), 8(1), 78–83.

Pane, S. H., & Adisaputera, A. (2023). Kebebasan individu pada konteks childfree: Kajian eksistensialisme Jean-Paul Sartre dalam novel Ours karya Adrindia Ryandisza. Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 2(3).

Pardosi, M. T. (2025). Freedom and responsibility in Jean-Paul Sartre’s existentialism: A philosophical review. Satwika: Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial, 9(1), 316–324.

Polit, D. F., & Beck, C. T. (2010). Generalization in quantitative and qualitative research: Myths and strategies. International Journal of Nursing Studies, 47(11), 1451–1458.

Purbajati, H. I., & Hasan, Z. (2024). Pemikiran Eksistensialisme Jean-Paul Sartre Dalam Perspektif Kehidupan Masyarakat Kontemporer. Jurnal Kolaboratif Sains, 7(11), 4143-4150.

Razi, F. (2025). Melacak Jejak Kosmopolitanisme Aceh di Jalur Rempah Nusantara. NIHAYAH: Journal of Islamic Studies, 1(2), 332-345.

Rozali, Y. A. (2022). Penggunaan analisis konten dan analisis tematik. Forum Ilmiah, 19(1).

Siregar, M. (2015). Filsafat eksistensialisme Jean-Paul Sartre. Yurisprudentia: Jurnal Hukum Ekonomi, 1(2), 30–46.

Sugiyono. (2008). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Yulianita, C., Yuwana, S., & Rengganis, R. (2023). Interaksi teori eksistensialisme Jean-Paul Sartre dan kritik sastra dalam karya Nana Sastrawan. Bahtera Indonesia: Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia, 8(2), 553–566.

Yunus, F. M. (2011). Kebebasan dalam filsafat eksistensialisme Jean-Paul Sartre. Al-Ulum, 11(2), 267–282.

Unduhan

Diterbitkan

2026-05-17

Citation Check