Penggunaan Teori Sosial dalam Paradigma Interpretif pada Penelitian Akuntansi

Nanang Shonhadji

Abstract


Abstract

The development of the scope of accounting research has led to a more dynamic paradigm of accounting research and the use of social theory to uncover a phenomenon. This study aims to interpret and explain social theory in the interpretive paradigm and its use for the development of accounting research. Qualitative research methods with interpretive paradigms were used in this study and in-depth interviews with key informants were conducted to obtain data. The results of the study revealed that the interpretive paradigm became very relevant to be used in the scope of accounting research to express the true realities that occur between accountant and science of accounting, the environment, and organizational culture. The results of this study also reveal that social theory ethnographic, ethnomethodology, phenomenology, symbolic interactions and structuration in their methodology provide a variety of concerns that want to be expressed in different ways and focus of observation. The results of this study also reveal that the use of social theories as a research method in accounting research related to other social sciences such as sociology and anthropology were able to answer the scope and phenomena of the accountant interactions.

Keywords: Accounting; Ethnography; Ethnomethodology; Phenomenology; Symbolic interaction and Structuration.

 

Abstrak

Berkembangnya ruang lingkup penelitian akuntansi menyebabkan semakin dinamisnya paradigma penelitian akuntansi dan penggunaan teori sosial untuk mengungkap suatu fenomena. Penelitian ini bertujuan untuk memaknai dan menjelaskan teori sosial dalam paradigma interpretif dan pemanfaatannya untuk perkembangan penelitian akuntansi. Metode penelitian kualitatif dengan paradigma interpretif digunakan dalam penelitian ini dan wawancara mendalam terhadap informan kunci dilakukan untuk memperoleh data. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa paradigma interpretif menjadi sangat relevan digunakan pada penelitian di bidang akuntansi dalam mengungkapkan realitas yang sebenarnya terjadi antara akuntan dengan ilmu akuntansi, lingkungan, dan budaya organisasi. Hasil penelitian ini juga mengungkapkan bahwa teori sosial etnografi, etnometodologi, fenomenologi, interaksi simbolik dan strukturasi dalam metodologinya memberikan keragaman perhatian yang ingin diungkap dengan cara dan fokus pengamatan yang berbeda. Hasil penelitian ini juga mengungkapkan bahwa penggunaan teori – teori sosial sebagai metode penelitian dalam penelitian akuntansi berkaitan dengan ilmu sosial lain seperti sosiologi dan antropologi yang mampu menjawab lingkup dan fenomena interaksi para pelaku akuntansi tersebut.  Dengan demikian maka penelitian akuntansi tidak bisa memisahkan antara subjek dan objek penelitian.

Kata kunci: Akuntansi; Etnografi; Etnometodologi; Fenomenologi; Interaksi simbolik dan Strukturasi.


References


Abigail, J. (2016). Strukturasi Konflik Penyesuaian Temuan Audit Melalui Penelitian Hubungan Antara Auditor Dengan Klien Equity, 19(1), 12-24.

Afrizal. (2014). Metode Penelitian Kualitatif: Sebuah Upaya Mendukung Penggunaan Penelitian Kualitatif dalam Berbagi Disiplin Ilmu. Jakarta: Rajagrafindo Persada.

Ahmadi, R. (2014). Metode Penelitian Kualitatif. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.

Airoldi, M. (2018). Ethnography and the digital fields of social media. International Journal of Social Research Methodology, 21(6), 661-673.

Alase, A. (2017). The Interpretative Phenomenological Analysis (IPA): A Guide to a Good Qualitative Reseach Approach. International Journal of Education and Literacy Studies, 5(2).

Andani, N. (2018). Akuntansi Pernikahan Muslim Bali (Studi Etnografi Di Kampung Lebah) Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Brawijaya, 5(5), 1-31.

Anggraini, R. Y. (2017). Masuknya Paradigma Interpretif Pada Kajian Ilmu Akuntansi Jurnal Analisa Akuntansi Dan Perpajakan, 1(1), 51-62.

Aswin, A. (2019). Fenomena Pedagang Pasar Malam Keliling Dalam Meningkatan Ekonomi Warga (Studi Fenomenologi). Jurnal Ilmiah MEA (Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi), 3(2), 91-97.

Barberá-Tomás, D., Castelló, I., de Bakker, F. G. A., & Zietsma, C. (2019). How Social Entrepreneurs Use Emotion-Symbolic Work for Social Change. Academy of Management Journal, 62(6), 1789-1817.

Bernardi, R. (2017). Health Information Systems and Accountability in Kenya: A Structuration Theory Perspective. Journal of the Association for Information Systems, 18(12), 931-957.

Bruhn, A. (2019). Relying on the heuristic of trust: a case study. Accounting & Finance, 59(1), 333-357.

Cai, C. W., Linnenluecke, M. K., Marrone, M., & Singh, A. K. (2019). Machine Learning and Expert Judgement: Analyzing Emerging Topics in Accounting and Finance Research in the Asia–Pacific. Abacus, 55(4), 709-733.

Chan, A. M. Y., & Lo, K. N. P. (2020). An Analysis of Management Accounting System Development from the Structuration Theory Viewpoint. Journal of Accounting, Business & Management, 27(1), 1-18.

Chua, W. F. (2019). Radical Developments in Accounting Thought? Reflections on Positivism, the Impact of Rankings and Research Diversity. Behavioral Research in Accounting, 31(1), 3-20.

Cortese, C., & Wright, C. (2018). Developing a Community of Practice: Michael Gaffikin and Critical Accounting Research. Abacus, 54(3), 247-276.

Courpasson, D. (2020). Doing Ethnography: Walking, Talking, and Writing. M@n@gement., 23(3), 100-105.

Creswell, J. W. (2014). Research Design, Qualitatives, Quantitative, and Mixed. Methods Approcahes (Fourth ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Darmayasa, I. N., & Aneswari, Y. R. (2015). Paradigma Interpretif Pada Penelitian Akuntansi Indonesia. Jurnal Akuntansi Multiparadigma Jamal, 6(3), 341-511.

Delgado-Ballester, E., Palazón, M., & Peláez, J. (2020). Anthropomorphized vs Objectified Brands: Which Brand Version is More Loved? Accounting Horizons, 34(2), 150-165.

Diamastuti, E. (2017). Paradigma Ilmu Pengetahuan Sebuah Telaah Kritis. Jurnal Akuntansi Universitas Jember, 1(1), 61-74.

Djaddang. (2019). Pasca Kondisi Implementasi Akuntansi Berbasis Akrual Pada Penyusunan Laporan Keuangan Kementerian Keuangan: Studi Etnometodologi. Jurnal Riset Akuntansi dan Perpajakan, 6(2), 57-68.

Djasuli, M. (2017). Paradigma Interpretif Pada Riset Akuntansi (Sebuah Opini: Peneliti Pemula Tidak Terjebak Dalam Penelitian Minimalis Akuntansi) Jurnal Pamator, 10(2), 97-106.

Dodgson, M. K., Agoglia, C. P., Bennett, B. G., & Cohen, J. R. (2020). Managing the Auditor-Client Relationship Through Partner Rotations: The Experiences of Audit Firm Partners. Accounting Review, 95(2), 89-111.

du Preez, H. (2018). Constructing the Fundamental Principles of Taxation through Triangulation. ATA Journal of Legal Tax Research, 16(2), 25-45.

Elidrissi, Y. R., Bouguerra, N., & D'Souza, R. C. (2020). Enacting Ethnography: Three Perspectives on Engagement with Political Communities. M@n@gement, 23(3), 109-113.

Forgeron, N., Hussey, R., Ong, A., & Savoni, P. C. (2020). Dendrograms to Discussions: An Experimental Research Study. Journal of Management Research, 23(3), 25-45.

Gehrke, C., & Kurz, H. D. (2018). Sraffa's Constructive and Interpretive Work, and Marx Review of Political Economy, 30(3), 428-442.

Giddens, A. (2016). Teori Strukturasi: Dasar-Dasar Pembentukan Struktur Sosial Masyarakat. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Grove, T. L. (2020). Presidential Laws and The Missing Interpretive Theory. University Of Pennsylvania Law Review, 168(4), 877-930.

Hafni, D. A., & Aisyiyah. (2017). Studi Fenomenologi: Praktik dan Makna Akuntansi Bagi Wirausahawan Difabel Netra pada Usaha Mikro. Jurnal Ilmiah Akuntansi, 15(2), 82-97.

Hamzah, A. (2020). Metode Penelitian Fenomenologi. Jawa tengah: Indoliterasi Group.

Havemo, E. (2019). Communicating The Business Model at a Swedish Start-Up: An Interpretive Study. Journal of Business Models, 7(2), 14-30.

Janssen, M., Rana, N. P., Slade, E. L., & Dwivedi, Y. K. (2018). Trustworthiness of Digital Government Services: Deriving a Comprehensive Theory through Interpretive Structural Modelling. Public Management Review, 20(5), 647-671.

Jurana, Yamin, N. Y., & Indriasari, R. (2019). Interpretivisme: Sebuah Perspektif Yang Digunakan Dalam Pengembangan Ilmu Akuntansi. Aktsar, 2(1), 1-20.

Kalyta, P., & Malsch, B. (2018). Ethnographic Accounting Research: Field Notes from the Frontier. Accounting Perspectives, 17(2), 241-252.

Kamarusdiana. (2019). Studi Etnografi dalam Kerangka Masyarakat Dan Budaya. Salam: Jurnal Sosial & Budaya Syar-I, 6(2), 113-128.

Kusumaningtias, R. (2018). Multiperspektif Sosiologi Dalam Akuntansi: Telaah Awal. Akrual Jurnal Akuntansi, 9(2), 157-167.

Lawrence Neuman, W. (2014). Social Research Methods: Qualitative and Quantitative Approaches. New Jersey: Pearson.




DOI: http://dx.doi.org/10.33603/jka.v5i1.3972

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lisensi Creative Commons Web Analytics Web Analytics

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


Lt. 2 Gedung Universitas Swadaya Gunung Jati Jalan Pemuda No.32, Sunyaragi, Kesambi, Kota Cirebon, Jawa Barat 45132