HUBUNGAN ANTARA PERSONAL HYGIENE DENGAN KEJADIAN SKABIES DALAM KELUARGA PASIEN DI POLIKLINIK KULIT DAN KELAMIN RSUD WALED

Authors

  • Tresna Ferdinan Fallah Fakultas Kedokteran UGJ, Indonesia
  • Muhammad Risman Fakultas Kedokteran UGJ, Indonesia
  • Thysa Thysmelia Affandi Fakultas Kedokteran UGJ, Indonesia
  • Junny Setyawati Fakultas Kedokteran UGJ, Indonesia
  • Nina Roslina Fakultas Kedokteran UGJ, Indonesia
  • Juliantina Mulus Rahaju Fakultas Kedokteran UGJ, Indonesia
  • Frista Martha Rahayu Fakultas Kedokteran UGJ, Indonesia

Keywords:

Kata Kunci : Kusta, Fakto Kontak, Personal Hygiene ( Kebiasaan Cuci tangan, Kebiasaan Mandi, Kebiasaan Ganti Pakaian ).

Abstract

LATAR BELAKANG Prevalensi skabies di Indonesia menduduki urutan ke 3 dari 12 penyakit kulit terbanyak. Skabies merupakan penyakit kulit yang disebabkan oleh tungau Sarcoptes scabei var. Horminis. Penularan skabies sangat erat kaitannya dengan kepadatan hunian, termasuk penularan dalam keluarga. Jika salah satu anggota keluarga menderita skabies akan sangat mudah menularkan ke anggota keluarga lainnya melalui kontak langsung maupun tidak langsung terlebih jika personal hygiene keluarga tersebut kurang baik. Hal tersebut dapat terjadi akibat kebiasaan tukar menukar alat pribadi ataupun kebiasaan tidur bersama-sama dengan pasien skabies. Namun, penelitian mengenai hubungan personal hygiene dengan kejadian skabies di dalam keluarga masih sedikit. METODE Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dan menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian sejumlah 53 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data penelitian diperoleh menggunakan kuesioner screening skabies dan kuisoner personal hygiene. Uji analisis menggunakan uji chi-square. HASIL Responden yang memiliki personal hygiene kurang sebanyak 29 responden (54,7%), dan responden dengan personal hygiene yang baik sebanyak 24 responden (45,3%). Untuk hasil jadi selain itu responden yang mengalami skabies sebanyak 40 responden (75,5%) dan 13 responden tidak mengalami skabies (24,5%). Hasil dari uji chi-square bahwa terdapat hubungan antara sikap personal hygiene (p < 0.001) dengan kejadian skabies dalam keluarga. KESIMPULAN Terdapat hubungan antara personal hygiene dengan kejadian skabies dalam keluarga di Poliklinik Kulit dan Kelamin RSUD Waled.

Kata Kunci : Skabies, personal hygiene, keluarga

ABSTRACT

BACKGROUND The prevalence of scabies in Indonesia ranks 3rd out of the 12 most common skin diseases. Scabies is a skin disease caused by the mite Sarcoptes scabei var. Horminis. The transmission of scabies is closely related to housing density, including transmission within the family. If one family member suffers from scabies, it will be very easy to infect the other family members through direct or indirect contact, especially if the family's personal hygiene is poor. This can occur due to the habit of exchanging personal equipment or the habit of sleeping together with patients with scabies. However, there are still few studies on the relationship between personal hygiene and the incidence of scabies in the family. METHODS This study is an analytic observational study and uses a cross sectional approach. The research sample was 53 respondents who were selected using purposive sampling technique. Research data were obtained using a scabies screening questionnaire and personal hygiene questionnaire. The analysis test used the chi-square test. RESULTS Respondents who had poor personal hygiene were 29 respondents (54.7%), and respondents with good personal hygiene were 24 respondents (45.3%). For the results so in addition, respondents who experienced scabies were 40 respondents (75.5%) and 13 respondents did not experience scabies (24.5%). The results of the chi-square test that there is a relationship between personal hygiene attitudes (p < 0.001) with the incidence of scabies in the family. CONCLUSION There is a relationship between personal hygiene and the incidence of scabies in the family at the Skin and Gender Polyclinic of Waled Hospital.

Keywords: Scabies, personal hygiene, family

References

1. Menaldi SS, Bramono K, Indriatmi W. Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin Edisi 7. Jakarta: Badan Penerbit Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia; 2016. Setiawan H, Ariyanto H, Firdaus FA, dkk. Pendidikan Kesehatan Pencegahan Skabies di Pondok Pesantren Al-Arifin. Jurnal Pengabdian Masyarakat. 2021; 4(1): 110-117.

2. Dewi SS, Siregar N. Hubungan Personal Hygiene dengan Kejadian Skabies di Panti Asuhan Hayat Sabungan Jae. Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia. 2019; 4(2).

3. Putri YY, Astuti RDI, Bhatar T. Karakteristik Tanda Kardinal Penyakit Skabies pada Santri di Pesantren. Jurnal Integrasi Kesehatan dan Sains (JIKS). 2020; 2(2).

4. Puspandhani ME, Yulyana P, Irianto. Hubungan Kebersihan Diri dengan Keluhan Gangguan Kulit pada Petugas Kebersihan di UPT Persampahan Dinas Lingkungan Hidup Kota Cirebon. Journal Transformation of Mandalika. 2022; 2(3).

5. Fauzi HI, Saprudin A, Rusmianingsih N. Hubungan Kepadatan Hunian dan Penggunaan Alat Mandi Bersama dengan Kejadian Skabies pada Santri di Asrama Baitussakhi Pondok Pesantren Nurul Huda Munjul Kabupaten Cirebon Tahun 2022. Kuningan; 2022.

6. Lavenia C, Dyasti JA. Studi Komparatif Personal Hygiene Mahasiswa Universita Indonesia di Indekos dan Asrama. Jurnal KSM Eka Prasetya UI. 2019; 1(4).

7. Saputra R, Rahayu W, Putri RM. Hubungan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan Timbulnya Penyakit Skabies pada Santri. Nursing News. 2019; 4(1).

8. Efendi R, Adriansyah AA, Ibad M. Hubungan Personal Hygiene dengan Kejadian Skabies pada Santri di Pondok Pesantren. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia. 2020; 15(2): 25-28.

9. Oktavia R, Effendi A, & Silvia E. Penelitian Retrospektif Pasien Skabies Berdasarkan Faktor Usia dan Jenis Kelamin di Poliklinik RS Pertamina Bintang Amin Periode 2Januari 2016-31 Desember 2018. Jurnal Ilmu Kesehatan. Vol.2 (2). 2021

10. Nur N, Nurmala I. Hubungan Usia dan Tingkat Pendidikan dengan Perilaku Personal Hygiene di Lapas Kelas II B Banyuwangi. Majalah Kesehatan Masyarakat Sceh (MaKMA). 2020; 3(1): 83-89.

11. Samosir K, Sitanggang HD, Yusuf M. Hubungan Personal Hygiene dengan Kejadian Skabies di Pondok Pesantren Madani Unggulan Kabupaten Bintan. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat. 2020; 9(3): 144-152.

12. Harianti T, Nuryadi PE, Oktarama A, dkk. Karakteristik Pasien Skabies di SMF Ilmu Kesehatan Kulit dan Kelamin RSUD Mandau Kabupaten Bengkalis Periode Januari 2021-Januari 2022. Collaborative Medical Journal (CMJ). 2023; 6(1): 1-6.

13. Tuharea SF, Wakano A, Rumakey RS. Hubungan Personal hygiene dengan Kejadian Skabies pada Masyarakat Pesisir di Apui RT 06 Kelurahan Ampera Kecamatan Kota Masohi. Jurnal Keperawatan Indonesia Timur. 2021; 1(1).

Downloads

Published

2026-07-21

Citation Check