FAKTOR RISIKO TERJADINYA OBESITAS PADA BALITA 1-5 TAHUN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KARANGSEMBUNG
Keywords:
Balita, Faktor Risiko, ObesitasAbstract
Latar Belakang: Kegemukan (obesitas) menjadi masalah kesehatan yang cukup serius bagi Indonesia dengan
angka kejadian yang terus meningkat. Sekitar 7% anak balita diperkirakan mengalami kegemukan pada tahun
2018. Orang tua yang mengalami obesitas dapat mempengaruhi kejadian obesitas pada anaknya. Selain dari
pemasukan energi atau asupan makanan, pengeluaran energi juga mempengaruhi kejadian obesitas seperti
aktivitas fisik. Kurangnya aktivitas fisik menyebabkan banyak energi yang tersimpan sebagai lemak, sehingga
pada orang yang kurang melakukan aktivitas dengan pola makan konsumsi tinggi memungkinkan menjadi
gemuk. Obesitas sebenarnya dapat dicegah dengan deteksi dini dan identifikasi faktor risiko yaitu dengan
menggunakan alat ukur berat badan dan tinggi badan. Tujuan: Menganalisis faktor risiko terjadinya obesitas
pada balita 1-5 tahun di Wilayah Kerja Puskesmas Karangsembung. Metode: Penelitian ini menggunakan
metode observasional analitik dengan desain cross sectional. Teknik sampling yang digunakan dalam
pengambilan sampel pada penelitian ini adalah simple random sampling sebanyak 101 responden. Data
dianalisis secara statistik menggunakan uji spearman, uji koefisiensi kontingensi dan regresi logistic. Hasil:
Terdapat hubungan antara riwayat obesitas pada keluarga, pendapatan orang tua dan pengetahuan ibu dengan
kejadian obesitas (p<0,05) sedangkan pola makan dan aktivitas fisik tidak memiliki hubungan yang signifikan
dengan kejadian obesitas (p>0,05). Pengetahuan ibu merupakan faktor yang paling berpengaruh pada kejadian
obesitas pada balita 1-5 tahun. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara riwayat obesitas pada keluarga,
pendapatan orang tua dan pengetahuan ibu dengan kejadian obesitas pada balita 1-5 tahun di Wilayah Kerja
Puskesmas Karangsembung. Pengetahuan ibu merupakan faktor yang paling berpengaruh pada kejadian obesitas
pada balita 1-5 tahun.
Kata Kunci: Balita, Faktor Risiko, Obesitas.
Background: Overweight (obesity) is a serious health problem for Indonesia with an increasing incidence.
Around 7% of children under five are estimated to be overweight in 2018. Obese parents can influence the
incidence of obesity in their children. Beside of energy supply or food intake, energy expenditure also affected
the incidence of obesity such as physical activity. Lack of physical activity causes a lot of energy to be stored as
fat, so people who lack activity with a high consumption diet may become fat. Obesity can actually be prevented
by early detection and identification of risk factors, namely by using weight and height measuring instruments.
Aim: This study aimed to analyzed correlation of risk factors and obesity in toddler 1-5 years old in the
Working Area of Puskesmas Karangsembung. Methods: This study used analytic observational method with a
cross sectional design. The sample technique used simple random sampling with 101 respondents. The data was
analyzed statistically used spearman test, contingency coefficient test and logistic regression. Result: There was
a correlation between obesity history in family, parent’s income and mom awareness with incidence of obesity
(p<0,05). While dietary habit and physical activity hasn’t a significant correlation with the incidence of obesity
(p>0,05). Mom awareness is the most influential factor in the incidence of obesity in toddlers 1-5 years old.
Conclusion: There is a correlation between obesity history in family, parent’s income and mom awareness with
incidence of obesity in toddler 1-5 years old in the Working Area of Puskesmas Karangsembung. Mom
awareness has the most influentialin the incidence of obesity in toddlers 11-5 years old.
Conclusion: Toddler, Risk Factor, Obesity.
References
1. Rachmi CN, Li M, Alison Baur L. Overweight and obesity in Indonesia: prevalence and risk factors—a
literature review. Public Health. 2017;147:20–9.
2. WHO. Obesity and Overweight. WHO. 2021.
3. Indonesia KKR. Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) 2018. Kementeri Kesehat Republik Indonesia
4. Utami CT, Wijayanti HS. Konsumsi susu formula sebagai faktor risiko kegemukan pada balita di Kota
Semarang. J Nutr Coll. 2017;6(1):96.
5. Mistry SK, Puthussery S. Risk factors of overweight and obesity in childhood and adolescence in South
Asian countries: A systematic review of the evidence. Vol. 129, Public Health. W.B. Saunders; 2015. p.
200–9.
6. Tristiyanti WF, Tamtomo DG, Dewi YLR. Analisis Durasi Tidur, Asupan Makanan, dan Aktivitas Fisik
sebagai Faktor Risiko Kejadian Obesitas pada Balita Usia 3-5 Tahun. Sari Pediatr. 2018;20(3):178.
7. Handi H, Wua P. Gambaran Tingkat Pengetahuan Orang Tua Tentang Obesitas Di Sdk Ruteng Iv Tahun
2018. J Wawasan Kesehat. 2018;4(1):1–8.
8. Jannah M, Utami TN. Faktor yang Memengaruhi Terjadinya Obesitas pada Anak Sekolah di SD N 1 Sigli
Kabupaten Pidie Tahun. J Kesehat Glob. 2018;1:110–8.
9. Karmani NNK, Sidiartha IGL, Suparyatha IB, Pratiwi IGAPE. Prevalens Dan Faktor Risiko
Overweight/Obesitas Pada Anak Dan Remaja Vegetarian Di Bali. e-Jurnal Med. 2018;7(12):1–7.
10. Septiantari MAD, Harini NPR, Adriyanto AP, Aryani P. Prevalensi obesitas pada anak sd negeri 1 baturiti
kabupaten tabanan tahun 2019. J Med udayana. 2020;9(9):51–7.
11. Rosidah, Kunnati. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Obesitas pada Balita di Puskesmas Cangkol
Kota Cirebon. J Kesehat Pertiwi. 2019;1:53–9.
12. Nurjannah S. Hubungan Obesitas Orang Tua Terhadap Kejadian Obesitas Pada Anak Usia Sekolah Di Sdn
017 Kecamatan Dumai Timur. J Kesehat Husada Gemilang. 2019;2(82):1–23.
13. Hanifah K. Faktor Kejadian Kegemukan pada Anak. Higeia J Public Heal Res Dev. 2020;4(Special
3):618–27.
14. Kusumawati E, Fathurrahman T, Tizar ES. Hubungan antara kebiasaan makan Fast Food , durasi
penggunaan gadget dan riwayat keluarga dengan obesitas pada anak usia sekolah (studi di SDN 84
Kendari). J Kedokt Kesehat. 2020;6(2):87–92.
15. Seda S, Sudarman S, Syamsul M. Hubungan Pola Makan Dengan Kejadian Obesitas Pada Anak Balita Di
Puskesmas Pannambungan Kota Makassar. J Promot Prev. 2019;2:44–5.
16. Warhamny W, Laenggeng AH, Moonti SW. Hubungan Pola Makan Dan Aktivitas Fisik Dengan Kejadian
Obesitas Pada Anak Balita Di Kelurahan Lolu Selatan Wilayah Kerja Puskesmas Birobuli Kota Palu.
2018;736–44.
17. Molintao W pricilya, Sulaeman S, Purwanti N heny. Hubungan Kompetensi Ibu, Aktivitas Fisik, Dan
Konsumsi Junk Food Dengan Kejadian Obesitas Pada Balita. J Telenursing. 2019;1:119–30.
18. Mulyana L, Farida E. Pola Pemberian Makan yang Tepat dalam Mengurangi Resiko Obesitas pada Balita.
Indones J Public Heal Nutr. 2022;2(1):36–42.
19. Solihatin TP. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Obesitas Pada Anak Usia Prasekolah (4-6 Tahun) Di Ra
Sunan Kalijaga Dan Tk Surya Buana Kota Malang. 2018;
Downloads
Published
Issue
Section
Citation Check
License
Copyright (c) 2026 Redaksi; Denisa Tria Loviana, Ade yusuf, Imam Syakhruddin, Trisy Adwita Heraviani, Eva Roslyana, Rhiza Mohammad Ishaq Sobari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





