MODEL PEMBELAJARAN KUNJUNGAN RUMAH (HOME VISIT) MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA JENJANG SEKOLAH DASAR
DOI:
https://doi.org/10.33603/jurnaltuturan.v12i1.8712Kata Kunci:
model pembelajaran homevisit, pandemi Covid-19Abstrak
Pembelajaran jarak jauh (PJJ) / e- Learning di era Pandemi Covid – 19 di SD tidak berjalan optimal, Sehingga solusinya adalah mengadopsi konsep layanan Home visit menjadi sebuah model pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) memperoleh data kebutuhan Guru mengenai model pembelajaran yang efektif diterapkan pada masa Pandemi Covid-19 dalam pembelajaran Bahasa Indonesia (2)mendeskipsikan rancangan model pembelajaran Homevisit mata pelajaran Bahasa Indonesia jenjang Sekolah Dasar pada masa Pandemi Covid-19 (3)mendeskripsikan hasil implementasi model pembelajaran Homevisit mata pelajaran Bahasa Indonesia pada masa Pandemi Covid-19. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pengembangan model ADDIEyaitu Analysis (Analisis), Design (Perancangan), Development (Pengembangan), Implementation (Implementasi), dan Evaluation (Evaluasi).Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian yaitu:(1) angket dan (2) tes.Hasil tes kognitif dan psikomotorik kelompok A diperoleh rerata nilai 70, sedangkan Kelompok B sebesar 65.Hasil tes afektif kelompok A dan kelompok B diperoleh rerata nilai 90,62. Kelompok B menunjukkan sikap yang sangat baik 89,06. Hasil rerata tes psikomotorik untuk kedua kelompok sangat baik, Kelompok A dan 95 untuk Kelompok B 87,50. Oleh karena itu, model pembelajaran ini dapat digunakan sebagai alternatif model pembelajaran tatap muka terbatas pada masa pandemi Covid-19 maupun situasi lain ketika pembelajaran di ruang kelas tidak dapat dilaksanakan.Referensi
Ali Muhammad. (2009) Ilmu dan Aplikasi Pendidikan I. Bandung: Angkasa.
Bruce Joyce, M. W. (2000). Models of Teaching. Boston: Allyn and Bacon.
Creswell, J. W. (2014). Research Design; Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed. (A. Fawaid, Penerj.) Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Desmita. 2010. Psikologi Perkembangan. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Horton, W dan Horton, K. 2003. E-learning Tools and Technologies: A Consumer Guide for Trainers, Teachers, Educators, and Instructional Designers. USA : Wiley Publishing, Inc.
Lin, M., & Bates, A. B. (2010). Home visits: How Do They Affect Teachers’ Beliefs about Teaching and Diversity? Early Childhood Education Journal, 38(3), 179–185. https://doi.org/10.1007/s10643-010-0393-1.
Miles and Haberman.(1994). Qualitative Data Analysis Data Kualitatif. Oaks: Sage Publication.
Muhaemin, Ramdanil Mubarok. (2020). Upgrade Kompetensi Guru PAI Dalam Merespon Pembelajaran Jarak Jauh Dimasa Pandemi Covid-19. Al-Fikr Jurnal Pendidikan Islam.Volume 6 Nomor 2. ISSN: 2088-690.
Nasruddin, Juwita, Nusantoro, Eko. (2015). Faktor Penghambat Operasionalisasi Kunjungan Rumah di SMA Negeri Se-Kota Semarang.Indonesian Journal of Guidance and Counseling 4 (3).
Naveed, Q. N., Muhammed, A., Sanober, S., Qureshi, M. R. N., & Shah, A. (2017). Barriers effecting successful implementation of E-learning in Saudi Arabian Universities. International Journal of Emerging Technologies in Learning, 12(6), 94–107.
Purwanto, Agus et all (2020). Studi Eksploratif Dampak Pandemi COVID-19 Terhadap Proses Pembelajaran Online di Sekolah Dasar. EduPsyCouns. Journal Education, Psychologi, and Counseling. Volume 2 Nomor 1 ISSN: 2716-4446.
Rusman, Kurniawan, D., & Cepi Riyana. (2013). Pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi: mengembangkan profesionalitas guru (p. 2013).
Tohirin, 2007, Bimbingan Konseling di Sekolah dan Madrasah, Jakarta: Raja. Grafindo Persada.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
© oleh Penulis. Diterbitkan oleh Jurnal Tuturan. Artikel ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







