PENGEMBANGAN MODEL PAIKEM BERORIENTASI BERPIKIR KREATIF DALAM PEMBELAJARAN MENULIS PUISI PADA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 14 CIREBON
DOI:
https://doi.org/10.33603/jt.v7i1.1701Kata Kunci:
Model Paikem, Berpikir Kreatif, Pembelajaran Menulis PuisiAbstrak
Penelitian dan permasalahan yang menjadi bahan pembahasan dalam pengembangan model paikem berorientasi berpikir kreatif dalam pembelajaran menulis puisi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 14 Cirebon, mendeskripsikan rancangan pengembangan model paikem berorientasi berpikir kreatif dalam pembelajaran menulis puisi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 14 Cirebon, mendeskripsikan penerapan model paikem berorientasi berpikir kreatif dalam pembelajaran menulis puisi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 14 Cirebon, mendeskripsikan hasil pengembangan model paikem berorientasi berpikir kreatif dalam pembelajaran menulis puisi kelas VIII SMP Negeri 14 Cirebon. Pengembangan dilakukan melalui studi pendahuluan, pengembangan model (analisis, desain pengembangan, implementasi, penilaian) dan uji coba model pada satu kelas eksperimen. Metode yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu metode pengembangan atau research development (R&D). Produk berupa rancangan model paikem berorientasi berpikir kreatif dalam pembelajaran menulis puisi pada siswa kelas VIII SMP Negeri 14 Cirebon. Produk divalidasi ahli model serta diuji coba terbatas pada siswa kelas VIII. Pengembangan model paikem berorientasi berpikir kreatif dalam pembelajaran menulis puisi, didasarkan pada kajian yuridis dan empiris serta kajian teoretis. Sintaks dari model ini terdiri dari 5 tahap, yaitu: (1) tahap pengembangan dan pemahaman (2) mengorganisasikan siswa (3) membimbing pelatihan menulis (4) strategi berpikir kreatif (5) penyajian hasil karya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan model paikem berorientasi berpikir kreatif dalam pembelajaran menulis puisi termasuk dalam kategori baik di kelas VIII dengan nilai rata-rata 76,7. Sebelum menggunakan model paikem berorientasi berpikir kreatif, kemampuan siswa mendapat nilai 59. Dengan demikian, pengembangan model paikem berorientasi berpikir kreatif signifikan terhadap kemampuan menulis puisi.Referensi
Aminuddin. (2011). Pengantar Apresiasi Karya Sastra. Bandung: Sinar Baru Algesindo.
Amri, S dan Ahmadi K. (2010). Proses Pembelajaran Kreatif dan Inovatif dalam Kelas. Jakarta: PT Prestasi Pustakaraya.
Arikunto, Suharsimi. (2010). Prosedur Penelitian. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Budimansyah dkk. (2010). PAKEM. TT: PT.Raja Genesindo.
Darmansyah.(2011).Strategi Menyenangkan dengan Humor. Jakarta: Bumi Aksara.
Hutabarat, A.P. (2010). Menanam Benih Kata tentang Menulis Puisi. Lampung:Dewan Kesenian Lampung.
Iru dan Arihi. (2012). Analisis Penerapan Pendekatan, Metode, Strategi dan
Model-model Pembelajaran. DIY: Multi Presindo.
Jabrohim dkk. (2001). Cara Menulis Kreatif. Yogyakarta: Pustaka Belajar.
Jauhar, Muhammad. (2011). Implementasi Paikem dari Behavioristik sampai Kontrukstivistik. Jakarta: Prestasi Pustaka.
Jauhari, H. (2013). Terampil mengarang: dari persiapan hingga presentasi dari karangan ilmiah hingga sastra. Bandung: Nuansa Cendekia.
Kamus Besar Bahasa Indonesia. (2001). Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional. Jakarta.
Khodijah. (2006). Psikologi Belajar. Palembang: IAIN Raden Fatah Press.
Kosasih, E. (2012). Dasar-dasar Keterampilan Bersastra. Bandung: Yrama Widya.
Maulana, F.S. (2012). Apresiasi & Proses Kreatif Menulis Puisi. Bandung: Nuansa.
Pradopo.(2012). Pengkajian Puisi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Priyatni. (2012). Membaca Sastra dengan Ancangan Literasi Kritis. Jakarta: Bumi Aksara.
Rahmanto, B. (1988). Metode Pengajaran Sastra. Yogyakarta: Kanisius.
Redaksi PM. (2012). Sastra Indonesia Paling Lengkap. Depok: Pustaka Makmur.
Rosdiyanto. (2007). Intisari Sastra Indonesia. Bandung. Pustaka ceria.
Rusman. (2014). Model-Model Pembelajaran. Jakarta: PT.Raja Grafindo Persada.
Sadiman, Arif dkk. (2011).Media Pendidikan. Jakarta:PT. Grafindo Persada.
Sayuti. (2000). Berkenalan dengan Puisi. Yogyakarta: Gama Media.
Siswanto Wahyudi. (2008). Pengantar Teori Sastra. Jakarta: PT. Gramedia.
Sugiarto, Eko. 2013. Cara Mudah menulis pantun, puisi, cerpen. Khitah Publishing.
Sugiyono. (2009). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sukmadinata. (2013). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung:Remaja Rosdakarya.
Sumardjo J. dan Saini (1986). Apresiasi Kesusatraan. Jakarta: PT Gramedia
Sutardi, K.H. (2012). Penulisan Sastra Kreatif. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Suyadi. (2012). Strategi Pembelajaran Pendidikan Karakter: Bandung. Rosdakarya.
Tarigan, H.G. (2011). Prinsip-prinsip Dasar Sastra. Bandung: Angkasa.
Trianto. (2011). Mendesain Model Pembelajaran Inovatif Progresif. Jakarta: Prenada Media Group.
Uno, Hamzah. B & Mohamad Nurdin. (2012). Belajar dengan Pendekatan Pembelajaran Aktif Inovatif Lingkungan Kreatif Efektif Menarik. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Waluyo.2003. Apresiasi Puisi. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama
Warsidi, Edi. (2009). Pengetahuan tentang puisi. Bandung: Sarana Ilmu Pustaka
Wellek Rene & Warren Austin. (2014). Teori Kesusastraan. Jakarta: PT
Gramedia.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
© oleh Penulis. Diterbitkan oleh Jurnal Tuturan. Artikel ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







