STRATEGI PROGRAMMING ACQUISITION DALAM KELANCARAN OPERASIONAL PENYIARAN PROGRAM TELEVISI

Adrian Ingratubun

Sari


Media televisi sejauh ini merupakan media massa yang menjadi sarana pemenuhan waktu luang. dan telah menjadi alat pemasaran yang efektif. Makin banyak audience, makin tinggi rate (harga) slot iklan, makin tinggi pendapatan, dan makin tinggi keuntungannya. Singkatnya, tidak ada penonton, tidak ada iklan, tidak ada keuntungan, tidak ada penyiaran. Programming Acquisition adalah bagian yang bertugas merencanakan, memilih, dan menyusun acara. Membuat rencana siaran, berarti membuat konsep acara yang akan disuguhkan kepada audien. Jika suatu program bisa menarik audiens dan program itu memiliki karakteristik yang sesuai dengan kebutuhan pemasang iklan untuk mempromosikan produknya, maka media penyiaran bersangkutan mendapatkan pemasang iklan dan mendapatkan pemasukan. Dengan demikian, pendapatan dan prospek suatu media penyiaran sangat ditentukan oleh bagian program Management dimana fungsi utama programming dirumuskan sebagai bagian memproduksi dan membeli atau akuisisi program yang dapat menarik audien yang dituju; menyusun jadwal penayangan program atau skedulling program untuk menarik audien yang diinginkan; memproduksi layanan publik dan promosi serta produksi iklan lokal; produksi dan akuisisi program-program lainnya untuk memuaskan ketertarikan publik; dan menciptakan keuntungan bagi pemilik media penyiaran. Untuk itu dalam merencanakan program acara televisi selalu memperhatikan etika media massa yang merupakan etika penyiaran.

Kata Kunci: Strategi, Programming, Acquisition, Televisi.

 


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Ardianto, Elvinaro; Lukiati Komala & Siti Karlinah, 2007. Komunikasi Massa. Suatu Penganta. Edisi Revisi, Cetakan Ketiga, Penerbit : Simbiosa Rekatama Media, Bandung.

Arivin, Eva, 2010. Broadcasting to be broadcaster. Edisi Pertama/Cetakan Pertama. Graha Ilmu, Yogyakarta.

Cangara, Hafied, 2009. Pengantar Ilmu Komunikasi. Edisi Revisi, Penerbit: PT. RajaGrafindo Persada, Jakarta.

Djamal, Hidajanto & Andi Fachruddin, 2011. Dasar-Dasar Penyiaran. Sejarah, Organisasi, Operasional, dan Regulasi. Edisi Kedua. Penerbit: Prenagamedia Group, Jakarta.

Fachruddin, Andi, 2016. Manajemen Pertelevisian Modern. Penerbit ANDI, Yogyakarta.

M.A, Morissan, 2008. Manajemen Media Penyiaran. Strategi Mengelola Radio dan Televisi. Edisi Pertema, Cetakan Ke-1.Kencana, Prenada Media Group, Jakarta.

McQuail, Denis, 2011. Teori Komunikasi Massa McQuail. Salemba Humanika, Jakarta.

Nurudin, 2011. Pengantar Komunikasi Massa. Cetakan Ke-4, Penerbit : PT. RajaGrafindo Persada, Jakarta.

Set, Sony, 2008. Menjadi Perancang Program Televisi. Penerbit Andi: Yogyakarta.

Setyobudi, Ciptono, 2013. Teknologi Broadcasting TV. Edisi 2. Cetakan Pertama. Graha Ilmu, Yogyakarta.

Suprapto, Tommy, 2013. Berkarier Di Bidang Broadcasting. Panduan Menjadi Presenter, Reporter, Pengarah Acara, Air Director, Produsen dan lain-lain. Cetakan Pertama, Penerbit : CAPS (Center of Academic Publishing Service), Yogyakarta.

Tebba, Sudirman, 2008. Etika Media Massa Indonesia. Penerbit: Pustaka irVan, Ciputat, Tangerang, Banten.

Wiryanto, 2006. Teori Komunikasi Massa. Cetakan Ketiga, Penerbit: PT. Grasindo, Jakarta.




DOI: http://dx.doi.org/10.33603/signal.v9i1.4576

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


This work is licensed under a Creative Commons Attribution - Share Alike 4.0 International License